Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MILITER Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap kapal yang dicurigai terlibat dalam penyelundupan narkotika di wilayah Pasifik Timur pada Minggu (10/11). Serangan tersebut menewaskan enam orang, menurut keterangan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth.
Dalam pernyataannya di platform X, Hegseth mengatakan militer AS melancarkan dua serangan mematikan terhadap dua kapal terpisah yang “dioperasikan oleh organisasi teroris yang telah ditetapkan.” Ia tidak mengungkapkan secara spesifik organisasi apa yang diyakini mengoperasikan kapal tersebut.
“Kapal-kapal ini, berdasarkan informasi intelijen kami, diketahui terkait dengan penyelundupan narkotika ilegal, membawa muatan narkoba, dan berlayar di jalur perdagangan narkotika yang dikenal di Pasifik Timur,” tulis Hegseth.
Serangan terbaru ini merupakan bagian dari kampanye militer yang, menurut Washington, bertujuan menekan arus masuk narkotika ke Amerika Serikat. Sejak operasi dimulai, militer AS telah melancarkan 19 serangan yang menewaskan 76 orang dan menghancurkan 20 kapal.
Dari seluruh serangan tersebut, hanya tiga orang yang dilaporkan selamat. Dua di antaranya sempat ditahan Angkatan Laut AS sebelum dipulangkan ke negara asal, sementara satu lainnya dinyatakan hilang dan diduga tewas setelah pencarian oleh Angkatan Laut Meksiko tidak membuahkan hasil.
Dalam sejumlah pengarahan kepada Kongres, termasuk pekan lalu, pejabat pemerintahan mengakui mereka tidak selalu mengetahui identitas orang-orang di atas kapal sebelum serangan dilakukan. Operasi, kata mereka, didasarkan pada intelijen yang mengaitkan kapal dengan kartel atau organisasi kriminal tertentu.
Pemerintahan Donald Trump sebelumnya memberi tahu Kongres bahwa Amerika Serikat kini berada dalam “konflik bersenjata” melawan kartel narkotika sejak serangan pertama pada 2 September lalu. Mereka menyebut individu yang tewas sebagai “kombatan ilegal” dan mengklaim memiliki kewenangan untuk melancarkan serangan mematikan tanpa proses peradilan berdasarkan keputusan rahasia Departemen Kehakiman.
Namun, sejumlah anggota Kongres dan kelompok hak asasi manusia mempertanyakan dasar hukum operasi tersebut. Mereka menilai dugaan pelaku penyelundupan seharusnya diproses secara hukum, sebagaimana kebijakan intersepsi narkotika yang diterapkan AS sebelum pemerintahan Trump.
Hingga kini, pemerintah belum mempublikasikan bukti adanya narkotika di kapal yang diserang maupun keterkaitannya dengan kartel narkoba.
Pejabat militer menyatakan tidak ada anggota militer AS yang terluka dalam seluruh rangkaian operasi tersebut. (CNN/Z-2)
Presiden Donald Trump menerima pengarahan mengenai opsi militer dan siber untuk intervensi di Iran. Ketegangan meningkat seiring jatuhnya ratusan korban jiwa.
Presiden Donald Trump mengonfirmasi serangan mematikan terhadap ISIS di Nigeria sebagai respons atas penganiayaan umat Kristen.
Pesawat tempur F-16 buatan Amerika Serikat (AS) dan jet tempur Gripen produksi Swedia milik Angkatan Udara Thailand melancarkan serangan udara ke sedikitnya tiga kasino besar
KAMBOJA kembali menjadi sorotan internasional setelah pecahnya kembali pertempuran dengan Thailand sejak akhir pekan lalu. Konflik Thailand Kamboja tersebut memicu arus pengungsian besar.
Donald Trump mengonfirmasi komunikasi dengan Nicolás Maduro saat AS meningkatkan tekanan militer terhadap Venezuela.
Serangan udara Israel menewaskan Haitham Ali al-Tabtabai, pejabat senior Hizbullah, di Beirut selatan meski gencatan senjata masih berlaku.
Penjaga Pantai AS resmi menghentikan pencarian korban di Samudra Pasifik setelah serangan militer terhadap konvoi kapal penyelundup narkoba.
Operasi "War on Drugs" pemerintahan Trump di perairan internasional kian memanas. Lima orang tewas dalam serangan terbaru terhadap kapal terduga pengedar narkoba.
SATUAN Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan upaya peredaran narkoba jenis sabu seberat 50 Kilogram.
Pasukan AS melancarkan serangan mematikan kedua pekan ini terhadap kapal penyelundup narkoba di Pasifik Timur.
Otoritas Portugal menangkap kapal selam pembawa lebih dari 1,7 ton kokain di Samudra Atlantik. Empat kru asal Amerika Selatan ditahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved