Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
MILITER Amerika Serikat kembali melancarkan serangan udara terhadap dua kapal yang diduga membawa narkotika pada Rabu (31/12). Operasi mematikan ini menewaskan lima orang yang berada di atas kapal, menambah daftar panjang korban jiwa dalam kampanye "perang melawan narkoba" yang digalakkan pemerintahan Trump.
Komando Selatan AS (US Southern Command) tidak merinci lokasi pasti serangan terbaru tersebut. Namun, selama tiga bulan terakhir, pasukan AS secara intensif menargetkan kapal-kapal yang dicurigai menyelundupkan narkotika melalui Laut Karibia dan Pasifik Timur.
Serangan pada hari Rabu ini terjadi hanya sehari setelah militer AS menghancurkan sebuah konvoi yang terdiri dari tiga kapal penyelundup, yang menewaskan sedikitnya tiga orang. Hingga saat ini, tercatat sudah lebih dari 30 serangan dilakukan terhadap berbagai kapal sejak serangan pertama di perairan internasional pada 2 September lalu, dengan total korban tewas mencapai lebih dari 110 orang.
Pemerintahan Trump mengklasifikasikan operasi ini sebagai konflik bersenjata non-internasional melawan kartel narkoba. Namun, para ahli hukum mulai mempertanyakan apakah tindakan tersebut melanggar hukum internasional yang mengatur konflik bersenjata.
Sorotan tajam juga datang dari para anggota parlemen di Washington, terutama terkait taktik "double-tap" atau serangan ganda. Dalam insiden pertama pada September lalu, terungkap pasukan AS menyerang kapal sasaran sebanyak dua kali. Serangan kedua tersebut menewaskan dua orang penyintas yang saat itu tengah bertahan hidup dengan berpegangan pada lambung kapal yang karam. Beberapa pihak khawatir tindakan ini telah melanggar aturan pelibatan militer (rules of engagement).
Dalam laporan serangan konvoi pada 30 Desember, Komando Selatan menyatakan adanya sejumlah penyintas yang melompat ke laut sebelum kapal mereka ditenggelamkan. "Para teroris narkoba yang tersisa meninggalkan dua kapal lainnya, melompat ke laut dan menjauhkan diri sebelum serangan lanjutan menenggelamkan kapal mereka," tulis pernyataan resmi tersebut.
Pihak militer menyatakan telah memberitahu Penjaga Pantai AS untuk mencari para penyintas. Laporan dari Reuters yang mengutip seorang pejabat AS menyebutkan bahwa ada delapan penyintas yang masih dalam pencarian, namun hingga kini belum jelas apakah ada yang berhasil ditemukan.
Meskipun militer AS belum memberikan bukti fisik mengenai muatan narkoba di kapal-kapal yang dihancurkan, Komando Selatan tetap bersikeras pada pendiriannya. Mereka menyatakan bahwa intelijen telah mengonfirmasi bahwa kapal-kapal tersebut melintasi rute penyelundupan yang dikenal dan terlibat dalam aktivitas perdagangan narkotika internasional. (BBC/Z-2)
Penjaga Pantai AS resmi menghentikan pencarian korban di Samudra Pasifik setelah serangan militer terhadap konvoi kapal penyelundup narkoba.
SATUAN Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan upaya peredaran narkoba jenis sabu seberat 50 Kilogram.
Pasukan AS melancarkan serangan mematikan kedua pekan ini terhadap kapal penyelundup narkoba di Pasifik Timur.
Militer Amerika Serikat melancarkan dua serangan mematikan terhadap kapal yang diduga digunakan untuk penyelundupan narkotika di Pasifik Timur.
Otoritas Portugal menangkap kapal selam pembawa lebih dari 1,7 ton kokain di Samudra Atlantik. Empat kru asal Amerika Selatan ditahan.
KOMANDO Pusat Angkatan Udara AS menyatakan Washington akan menggelar latihan kesiapan militer yang diperpanjang di tengah meningkatnya ketegangan terkait Iran.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
BADAN Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) secara diam-diam disebut tengah berupaya membangun kehadiran permanen AS di Venezuela guna memengaruhi masa depan negara tersebut.
AMERIKA Serikat memperluas secara signifikan kehadiran militer di Timur Tengah seiring meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Penarikan sebagian agen ICE dilakukan menyusul penembakan Alex Pretti, 37, seorang perawat di Minneapolis, Minnesota, hingga oleh agen federal pada Sabtu lalu.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai mengubah pendekatannya menyusul gelombang kecaman nasional atas penembakan Alex Pretti di Minneapolis yang melibatkan aparat ICE.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved