Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Eks Dubes Inggris Peter Mandelson Didesak Beri Kesaksian ke Kongres AS Terkait Jeffrey Epstein

Thalatie K Yani
14/2/2026 08:00
Eks Dubes Inggris Peter Mandelson Didesak Beri Kesaksian ke Kongres AS Terkait Jeffrey Epstein
Peter Mandelson(BBC)

TEKANAN terhadap Peter Mandelson terkait hubungannya dengan mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein semakin memuncak. Dua anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Demokrat secara resmi mendesak mantan Duta Besar Inggris untuk AS tersebut guna memberikan kesaksian dalam investigasi terhadap jaringan predator seksual tersebut.

Dalam surat yang ditujukan kepada Mandelson, Robert Garcia dan Suhas Subramanyam dari House Oversight Committee menyatakan Mandelson memiliki "ikatan sosial dan bisnis yang luas" dengan Epstein. Mereka meyakini Mandelson memegang "informasi krusial" yang dapat membantu mengungkap identitas kaki tangan serta pihak-pihak yang memfasilitasi operasi kriminal Epstein.

Dugaan Bocorkan Informasi Rahasia Negara

Peter Mandelson menjabat sebagai Duta Besar Inggris untuk AS pada Februari 2025, namun dicopot dari jabatannya pada September tahun yang sama. Downing Street mengambil langkah tegas tersebut setelah muncul informasi baru mengenai kedalaman hubungannya dengan Epstein.

Pekan lalu, kepolisian Inggris bahkan telah meluncurkan penyelidikan kriminal terkait klaim Mandelson memberikan informasi rahasia pemerintah yang sensitif terhadap pasar kepada Epstein.

Dugaan ini muncul setelah Departemen Kehakiman (DOJ) AS merilis dokumen yang mencakup ribuan surat elektronik. Pesan-pesan dari tahun 2008 menunjukkan Mandelson, yang saat itu menjabat Menteri Bisnis di pemerintahan Gordon Brown, diduga mendiskusikan rencana pajak satu kali bagi bonus bankir dengan Epstein. Selain itu, ia diduga memberikan informasi awal kepada Epstein mengenai paket bantuan dana (bailout) Uni Eropa senilai €500 miliar untuk menyelamatkan mata uang Euro.

Permintaan Wawancara Resmi

Meskipun Komite Kongres tidak dapat memaksa Mandelson untuk hadir, para anggota dewan meminta "kerjasama" sukarela dari mantan anggota House of Lords tersebut untuk melakukan wawancara resmi yang akan dicatat staf komite.

"Mengingat tuduhan mengerikan mengenai perilaku Epstein, kami meminta Anda untuk bersedia melakukan wawancara tertulis dengan staf komite terkait kejahatan Jeffrey Epstein dan rekan-rekan konspiratornya," tulis surat tersebut.

Mandelson diminta memberikan tanggapan paling lambat pada 27 Februari mendatang.

Penyesalan dan Bantahan

Peter Mandelson sebelumnya telah menyatakan penyesalan atas asosiasinya yang terus berlanjut dengan Epstein dan meminta maaf "kepada para perempuan dan gadis-gadis yang menjadi korban".

Meski Mandelson belum memberikan komentar resmi kepada publik terkait perkembangan terbaru ini, pihak BBC memahami posisinya tetap pada pendirian, ia tidak melakukan tindakan kriminal apa pun dan tidak dimotivasi oleh keuntungan finansial.

Kasus ini menambah panjang daftar tokoh elit yang terseret dalam lingkaran Epstein. Sebelumnya, permintaan serupa juga pernah ditujukan kepada Andrew Mountbatten Windsor, yang gelarnya sebagai "Pangeran" telah dicopot pada Oktober tahun lalu akibat tekanan publik terkait hubungan dekatnya dengan sang miliarder. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya