Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
TEKANAN terhadap Peter Mandelson terkait hubungannya dengan mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein semakin memuncak. Dua anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Demokrat secara resmi mendesak mantan Duta Besar Inggris untuk AS tersebut guna memberikan kesaksian dalam investigasi terhadap jaringan predator seksual tersebut.
Dalam surat yang ditujukan kepada Mandelson, Robert Garcia dan Suhas Subramanyam dari House Oversight Committee menyatakan Mandelson memiliki "ikatan sosial dan bisnis yang luas" dengan Epstein. Mereka meyakini Mandelson memegang "informasi krusial" yang dapat membantu mengungkap identitas kaki tangan serta pihak-pihak yang memfasilitasi operasi kriminal Epstein.
Peter Mandelson menjabat sebagai Duta Besar Inggris untuk AS pada Februari 2025, namun dicopot dari jabatannya pada September tahun yang sama. Downing Street mengambil langkah tegas tersebut setelah muncul informasi baru mengenai kedalaman hubungannya dengan Epstein.
Pekan lalu, kepolisian Inggris bahkan telah meluncurkan penyelidikan kriminal terkait klaim Mandelson memberikan informasi rahasia pemerintah yang sensitif terhadap pasar kepada Epstein.
Dugaan ini muncul setelah Departemen Kehakiman (DOJ) AS merilis dokumen yang mencakup ribuan surat elektronik. Pesan-pesan dari tahun 2008 menunjukkan Mandelson, yang saat itu menjabat Menteri Bisnis di pemerintahan Gordon Brown, diduga mendiskusikan rencana pajak satu kali bagi bonus bankir dengan Epstein. Selain itu, ia diduga memberikan informasi awal kepada Epstein mengenai paket bantuan dana (bailout) Uni Eropa senilai €500 miliar untuk menyelamatkan mata uang Euro.
Meskipun Komite Kongres tidak dapat memaksa Mandelson untuk hadir, para anggota dewan meminta "kerjasama" sukarela dari mantan anggota House of Lords tersebut untuk melakukan wawancara resmi yang akan dicatat staf komite.
"Mengingat tuduhan mengerikan mengenai perilaku Epstein, kami meminta Anda untuk bersedia melakukan wawancara tertulis dengan staf komite terkait kejahatan Jeffrey Epstein dan rekan-rekan konspiratornya," tulis surat tersebut.
Mandelson diminta memberikan tanggapan paling lambat pada 27 Februari mendatang.
Peter Mandelson sebelumnya telah menyatakan penyesalan atas asosiasinya yang terus berlanjut dengan Epstein dan meminta maaf "kepada para perempuan dan gadis-gadis yang menjadi korban".
Meski Mandelson belum memberikan komentar resmi kepada publik terkait perkembangan terbaru ini, pihak BBC memahami posisinya tetap pada pendirian, ia tidak melakukan tindakan kriminal apa pun dan tidak dimotivasi oleh keuntungan finansial.
Kasus ini menambah panjang daftar tokoh elit yang terseret dalam lingkaran Epstein. Sebelumnya, permintaan serupa juga pernah ditujukan kepada Andrew Mountbatten Windsor, yang gelarnya sebagai "Pangeran" telah dicopot pada Oktober tahun lalu akibat tekanan publik terkait hubungan dekatnya dengan sang miliarder. (BBC/Z-2)
Jaksa Agung Pam Bondi angkat bicara soal subpoena dokumen Jeffrey Epstein dan walkout anggota Demokrat. James Comer akui lontarkan kata kasar dalam rapat.
Rapat tertutup Jaksa Agung Pam Bondi dengan Komite Pengawas DPR AS berakhir ricuh. Anggota Demokrat tuduh adanya upaya penutupan dokumen kasus Epstein.
Parlemen Norwegia sepakat selidiki hubungan diplomat dan pejabat tinggi dengan Jeffrey Epstein. Nama mantan PM hingga Putri Mahkota terseret dalam skandal ini.
Komite Pengawasan DPR AS resmi memanggil paksa Jaksa Agung Pam Bondi terkait penyelidikan berkas Jeffrey Epstein. Anggota dewan tuntut transparansi penuh.
Richard Kahn, akuntan Jeffrey Epstein, diperiksa 7 jam oleh DPR AS. Ia klaim tak tahu soal perdagangan seks meski kelola ribuan dokumen keuangan.
Terungkap! PM Keir Starmer diperingatkan soal risiko reputasi Lord Mandelson dan Jeffrey Epstein sebelum penunjukan Dubes AS.
Pentagon meminta persetujuan Gedung Putih untuk anggaran perang di Iran senilai lebih dari US$200 miliar. Akankah Kongres meloloskan dana raksasa ini?
Hillary Clinton menegaskan di depan Kongres hubungan suaminya dengan Jeffrey Epstein berakhir bertahun-tahun sebelum skandal kriminal mencuat.
Hillary Clinton membantah terlibat dalam skandal Jeffrey Epstein saat bersaksi di depan Kongres AS. Ia menantang Donald Trump untuk melakukan hal yang sama.
Setelah perlawanan hukum yang alot, Bill dan Hillary Clinton akhirnya bersedia memberikan kesaksian dalam investigasi Kongres terkait skandal Jeffrey Epstein.
Survei SSRS untuk CNN menunjukkan mayoritas responden puas terhadap pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump di Kongres, namun masih meragukan kemampuannya menekan biaya hidup.
Presiden Prancis Emmanuel Macron memuji putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif Donald Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved