Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SULTAN Ahmed bin Sulayem, sosok yang selama tiga dekade terakhir menjadi kekuatan utama dalam perdagangan global, resmi dicopot dari jabatannya sebagai pimpinan salah satu operator pelabuhan terbesar di dunia, DP World. Langkah drastis ini diambil setelah dokumen terbaru dari Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengungkap hubungan intim jangka panjang antara dirinya dengan terpidana kejahatan seksual, mendiang Jeffrey Epstein.
Kantor Media Pemerintah Dubai mengumumkan pada Jumat waktu setempat DP World telah menunjuk ketua dan CEO grup yang baru, menggantikan posisi yang sebelumnya dipegang oleh bin Sulayem. Meskipun pengumuman tersebut tidak menyebut nama bin Sulayem secara spesifik, pihak DP World telah mengonfirmasi pergantian kepemimpinan ini.
Nama bin Sulayem muncul ribuan kali dalam kumpulan dokumen terbaru yang dibuka oleh DOJ. Pesan-pesan tersebut mengungkap persahabatan selama bertahun-tahun yang mencakup materi eksplisit secara seksual, proposal bisnis, hingga referensi tentang video penyiksaan yang kini menjadi sorotan di Kongres AS.
Dalam dokumen tersebut, Epstein secara penuh kasih mendeskripsikan bin Sulayem sebagai sosok yang "lucu," "terpelajar," dan seorang "sahabat terbaik yang tepercaya." Hubungan mereka terus berlanjut bahkan setelah Epstein bebas dari penjara pada 2009 atas kasus prostitusi anak.
Meski demikian, perlu dicatat bahwa kemunculan nama dalam berkas ini bukan merupakan bukti langsung atas pelanggaran hukum. Hingga saat ini, otoritas berwenang belum mendakwa bin Sulayem dengan kejahatan apa pun terkait kasus Epstein.
Pencopotan bin Sulayem terjadi setelah tekanan besar dari investor internasional. Setidaknya dua perusahaan besar, sebuah platform investasi Inggris dan dana pensiun terbesar kedua di Kanada, La Caisse, dikabarkan sempat menghentikan kesepakatan masa depan dengan DP World menyusul bocornya dokumen tersebut.
Setelah pengumuman pergantian kepemimpinan, pihak La Caisse menyatakan kepada CNN bahwa DP World telah "mengambil tindakan yang tepat," dan mereka siap bekerja sama dengan kepemimpinan baru untuk melanjutkan kemitraan.
Berkas-berkas tersebut juga menunjukkan bagaimana Epstein berperan sebagai perantara bagi bin Sulayem dalam urusan internasional. Mereka tercatat mendiskusikan kunjungan ke pulau pribadi Epstein di Karibia. Lokasi yang menurut kesaksian para korban merupakan tempat terjadinya pelecehan seksual.
Selain itu, dokumen tersebut mengungkap upaya Epstein dalam menjembatani komunikasi antara pejabat Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel jauh sebelum normalisasi hubungan kedua negara melalui Abraham Accords pada 2020. Epstein bahkan memberikan saran kepada bin Sulayem mengenai cara mendekati pemerintah Inggris untuk mendapatkan pembiayaan proyek besar di London.
Hal yang paling mengejutkan dalam dokumen tersebut adalah pengungkapan bin Sulayem diduga mengirimkan foto-foto grafis dan rincian seksual kepada Epstein. Dalam korespondensi Agustus 2015, ia diduga mengirimkan tautan ke situs porno saat sedang berlibur bersama "istri, tiga anak, dan seorang pengasuh" di Santa Fe.
Dokumen tersebut juga menyoroti bagaimana bin Sulayem dan Epstein sering kali mengobjektifikasi perempuan dan mengkritik penampilan fisik mereka dalam berbagai pesan pribadi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak DP World menolak berkomentar lebih lanjut mengenai rincian dokumen tersebut, dan bin Sulayem tidak merespons panggilan telepon terkait pergantian jabatannya. (CNN/Z-2)
Komite Pengawas DPR AS resmi mengeluarkan somasi (subpoena) terhadap Jaksa Agung Pam Bondi terkait dugaan penutupan informasi dalam skandal Jeffrey Epstein.
Howard Lutnick setuju memberikan kesaksian sukarela terkait skandal Jeffrey Epstein setelah dokumen pengadilan mengungkap kunjungannya ke pulau pribadi sang predator seks.
Andrew Mountbatten-Windsor resmi mengakhiri kontrak sewa East Lodge di tengah pengawasan ketat terhadap aset Crown Estate dan skandal Jeffrey Epstein.
Video deposisi keluarga Clinton dalam penyelidikan Jeffrey Epstein resmi dirilis. Hillary ancam hentikan sidang, sementara Bill ungkap hubungannya dengan Trump.
Dalam kesaksian terbaru, Bill Clinton membantah keterlibatan dalam skandal Jeffrey Epstein. Hillary Clinton sempat emosi dan ancam hentikan deposisi.
Hillary Clinton menegaskan di depan Kongres hubungan suaminya dengan Jeffrey Epstein berakhir bertahun-tahun sebelum skandal kriminal mencuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved