Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL sedang mempersiapkan masyarakatnya untuk mengambil keputusan sulit. Itu termasuk membebaskan petinggi Palestina yang saat ini dipenjara Israel.
Laporan itu diungkapkan kantor Penyiaran Publik Israel (KAN) pada Rabu (20/12). Media itu menyatakan Tel Aviv sedang berdiskusi dengan mediator mengenai pembebasan puluhan sandera Israel di Gaza.
Prioritasnya perempuan yang tidak dibebaskan berdasarkan kesepakatan sebelumnya, dan orang lanjut usia yang terluka atau menderita penyakit kronis selama penangkapan mereka.
Baca juga : WHO: Tidak Ada Rumah Sakit Berfungsi di Gaza Utara
"Masyarakat Israel harus siap membuat konsesi terkait pembebasan tahanan berbahaya (mengacu pada para petinggi Hamas yang dipenjara)," ungkap KAN mengutip sumber Israel.
Baca juga : Israel Kosongkan Paksa Gaza Ketika Dunia Serukan Gencatan Senjata
'Tahanan berbahaya juga mengacu pada tahanan Palestina di penjara Israel yang mendapat hukuman berat. Kepala Mossad David Barnea, Direktur CIA William Burns dan Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani bertemu hari Senin di ibu kota Polandia, Warsawa untuk memulai kesepakatan pertukaran sandera baru, menurut media tersebut.
Merumuskan perjanjian baru akan jauh lebih sulit dibandingkan perjanjian sebelumnya, kata KAN, mengutip seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya. Di sisi lain, Channel 12 Israel mengutip seorang pejabat senior Israel, yang melaporkan bahwa Israel akan siap mengambil langkah panjang untuk membawa kembali sandera.
Jika perjanjian tersebut dilaksanakan, maka akan memerlukan biaya yang besar, tambah pejabat tersebut, seraya menegaskan bahwa keputusan kini berada di tangan para mediator.
Sebagai imbalannya, Israel akan mempertimbangkan untuk menunjukkan fleksibilitas selama jeda kemanusiaan yang diperkirakan terjadi. Selain itu, Israel mungkin akan membebaskan lebih banyak tahanan Palestina, baik dari segi tingkat bahaya maupun kuantitasnya, tambahnya.
Israel ingin meyakinkan pemimpin Hamas di Gaza, Yahya Sinwar, bahwa kesepakatan itu layak untuk diperhatikan, menurut saluran tersebut. Jeda selama seminggu dengan imbalan 40 sandera Israel
Para pejabat Israel mengatakan Barnea mengusulkan inisiatif untuk meluncurkan kembali perundingan mengenai kesepakatan baru untuk membebaskan 40 warga Israe. Tetapi Hamas menolak dimulainya kembali perundingan selama pertempuran berlanjut di Gaza.
Para pejabat Israel mengatakan bahwa sebagai bagian dari proposal tersebut, Israel akan menyetujui jeda sementara setidaknya selama satu minggu. "Israel juga menyatakan bahwa mereka mungkin akan membebaskan tahanan yang dihukum karena melakukan serangan terhadap Israel," menurut situs berita Israel, Walla.
Al Thani menyampaikan, dalam pertemuan di Warsawa, posisi Hamas bahwa Israel harus menghentikan serangan sebelum negosiasi pertukaran sandera dapat dilakukan, kata media tersebut.
Barnea menjawab bahwa jika Hamas ingin perang berakhir, Hamas harus melucuti senjatanya dan menyerahkan para pemimpinnya di Jalur Gaza.
Namun pernyataan Barnea bertentangan dengan sikap Hamas yang menolak kesepakatan pertukaran tahanan sebelum penarikan penuh tentara Israel dari Jalur Gaza dan gencatan senjata komprehensif.
Selama jeda kemanusiaan selama seminggu di Gaza bulan lalu, Hamas membebaskan 81 warga Israel, 23 warga negara Thailand, dan seorang warga Filipina, sebagai imbalan atas 240 warga Palestina, termasuk 71 wanita dan 169 anak-anak. (Anadolu/Z-8)
Hamas sambut rencana pengerahan 8.000 pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza Selatan untuk awasi gencatan senjata dan stabilitas tanpa intervensi internal.
Dubes Palestina Riyad Mansour dan utusan OKI mengecam keras langkah kabinet Israel yang memperluas kontrol di Tepi Barat. Simak detail langkah diplomatik di PBB.
Laporan investigasi Al Jazeera ungkap 2.842 warga Palestina di Gaza 'menguap' akibat senjata bersuhu 3.000 derajat Celsius. Simak fakta medis dan hukumnya.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Hamas sambut rencana pengerahan 8.000 pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza Selatan untuk awasi gencatan senjata dan stabilitas tanpa intervensi internal.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Smotrich ungkap ultimatum BoP untuk Hamas. Indonesia evaluasi peran di BoP demi tetap bebas aktif dan kawal kemerdekaan Palestina di tengah skeptisisme global.
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
Presiden AS Donald Trump resmi membentuk 'Board of Peace' sebagai bagian dari rencana perdamaian Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved