Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 53 jurnalis dan pekerja media tewas selama peperangan Israel dan Hamas, menurut penghitungan Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) yang diterbitkan Selasa (21/11). Korban teranyar adalah dua jurnalis dari Libanon.
CPJ menyatakan, puluhan jurnalis tewas tersebut merupakan 46 warga Palestina, empat warga Israel dan tiga warga Lebanon. Mereka terbunuh sejak perang dimulai pada 7 Oktober, kata organisasi yang berbasis di New York tersebut.
Korban terbaru adalah dua jurnalis dari saluran Lebanon pro-Iran Al Mayadeen, yang terbunuh oleh serangan Israel di Libanon selatan pada hari Selasa (21/11), menurut media yang dikelola pemerintah. Jurnalis yang diketahui bernama Farah Omar dan Rabie Al-Ma'mari itu terbunuh setelah dibom pesawat Israel di dekat Tayr Harfa.

Jurnalis Al Mayadeen Rabie Al-Ma'mari (kiri) dan Farah Omar semasa hidupnya. (Istimewa)
Baca juga : Tentara Israel Tembaki Gereja di Libanon
CPJ mengatakan 11 jurnalis terluka dan tiga orang hilang sejak awal konflik, sementara 18 orang ditangkap.
“Wartawan di Gaza menghadapi risiko yang sangat tinggi ketika mereka mencoba untuk meliput konflik selama serangan darat Israel, termasuk serangan udara Israel yang menghancurkan, gangguan komunikasi, kekurangan pasokan dan pemadaman listrik yang luas,” kata LSM tersebut di situsnya.
Baca juga : 700 Pasien dan Tenaga Medis RS Indonesia di Gaza Masih Diteror Bom Israel
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Palestina menyampaikan lewat media sosial bahwa dua jurnalis Palestina, Sari Mansour dan Hassouneh Salim, adalah dua jurnalis Palestina yang syahid.
Mereka dimakamkan pada Minggu (20/11), setelah terbunuh dalam serangan udara Israel di kamp pengungsi Bureij yang terletak di bagian tengah Jalur Gaza, sehari sebelumnya.
Mansour diketahui menjabat sebagai direktur Quds News Network. Sementara Salim adalah jurnalis foto lepas (freelance) profesional.
Pertempuran telah berkobar di Gaza sejak kelompok bersenjata Hamas membunuh sekitar 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dalam serangan lintas batas pada 7 Oktober – serangan paling mematikan dalam sejarah Israel. Tudingan ini tidak terbukti karena hasil penyelidikan polisi Israel, justru tentara Israel sendiri yang melakukan pembantaian di sebuah festival musik.
Sebagai pembalasan, Israel melancarkan kampanye pengeboman dan serangan darat tanpa henti di Gaza, yang dikuasai oleh Hamas. Menurut Hamas, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 13.300 orang, ribuan di antaranya adalah anak-anak. (AFP/Z-4)
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
Presiden Libanon Joseph Aoun menegaskan komitmen pemerintah untuk mengutamakan perdamaian sekaligus menata ulang keamanan domestik.
Militer Israel kembali melancarkan serangan udara di Libanon selatan kurang dari sehari setelah pembicaraan langsung pertama.
Pertemuan yang berlangsung di markas UNIFIL menjadi babak baru dari mekanisme pemantauan gencatan senjata setahun terakhir di tengah perang Israel-Hizbullah.
PAUS Leo XIV menyerukan diakhiri perang antara Israel dan Hizbullah di Libanon, kemarin.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved