Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) dan Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) menulis memo perbedaan pendapat. Mereka menyebut Presiden Joe Biden menyebarkan informasi yang salah mengenai perang Israel-Hamas dan membela Israel yang melakukan kejahatan perang di Gaza, Palestina.
Memo tersebut, yang ditandatangani oleh 100 pegawai Departemen Luar Negeri dan USAID, mengatakan Biden menyebarkan informasi yang salah dalam pidatonya pada 10 Oktober tentang serangan kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober terhadap Israel.
Memo tersebut, yang diserahkan ke kantor kebijakan departemen tersebut pada 3 November, sangat merekomendasikan agar pemerintah AS mengadvokasi pembebasan sandera oleh Hamas dan ribuan warga Palestina ditahan di Israel.
Baca juga : Raja Yordania Desak Gencatan Senjata Gaza yang Berlangsung dalam Pembicaraan dengan Biden
Memo itu juga mendorong Biden, yang mengatakan dalam pidatonya pada 10 Oktober bahwa AS mendukung Israel, untuk berbuat lebih banyak dalam mempertanyakan kebiadaban Negeri Zionis tersebut.
Laporan ini menyusul beberapa laporan lain dalam beberapa minggu terakhir tentang pemberontakan di dalam Departemen Luar Negeri AS mengenai dukungan tanpa syarat AS kepada Israel, ketika jumlah korban sipil di Gaza terus meningkat.
Juru Bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller mengatakan salah satu kekuatan departemen ini adalah keberagaman pandangan dan menambahkan bahwa mereka menyambut baik orang-orang yang membuat pandangan tersebut.
Baca juga : Hamas Ingatkan Serbuan Israel di Rafah Berakibat Puluhan Ribu Tewas
“Sekretaris telah bertemu dengan sejumlah orang dari seluruh jajaran departemen dari berbagai biro di departemen untuk mendengar pendapat mereka tentang kebijakan kami, baik yang berkaitan dengan Israel dan konfliknya dengan Hamas dan sehubungan dengan masalah-masalah lain, termasuk masalah yang sangat kontroversial, dan dia mendorong masyarakat untuk memberikan masukan,” katanya.
Dia mendorong orang untuk angkat bicara jika mereka tidak setuju. Ini tidak berarti bahwa akan mengubah kebijakan berdasarkan perbedaan pendapat. “Dia (pejabat tinggi AS) akan mempertimbangkan rekomendasi-rekomendasi tersebut dan pada akhirnya akan mengambil keputusan yang menurutnya merupakan keputusan terbaik dan menyampaikan rekomendasinya kepada presiden tentang apa yang harus kita lakukan," paparnya.
Ketika serangan Israel di Jalur Gaza memasuki hari ke-38, setidaknya 11,180 warga Palestina telah terbunuh, termasuk lebih dari 7,700 wanita dan anak-anak, dan lebih dari 28,200 lainnya terluka, menurut angka terbaru dari otoritas Palestina.
Sementara itu, jumlah korban tewas di Israel hampir 1.200 orang, menurut angka resmi. Itu hasil revisi beberapa hari lalu oleh Israel dari sebelumnya 1.400 orang yang langsung menjadi dasar negara-negara Barat dan AS mendukung genosida di Gaza. (Anadolu/Z-4)
KOMITE penting di parlemen Iran menyetujui rencana penerapan tarif tol bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. Ini menurut laporan media lokal pada Selasa (31/3).
Jangan-jangan, Trump sedang mencari cara mengakhiri perang tanpa dicap salah kalkulasi dan kalah perang?
PEJABAT Pemerintah Spanyol menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya bagi penerbangan terkait dengan perang yang melibatkan Iran.
MILITER Amerika Serikat tengah menyiapkan skenario operasi darat di Iran yang berpotensi berlangsung selama beberapa pekan. Namun masih menunggu keputusan Presiden AS Donald Trump.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mempertanyakan nilai strategis NATO bagi AS jika dukungan logistik, seperti akses pangkalan, justru dihambat saat dibutuhkan.
Iran menegaskan belum ada negosiasi langsung dengan AS dan menyebut kontak baru sebatas mediator, memukul klaim Washington soal diplomasi.
Jangan-jangan, Trump sedang mencari cara mengakhiri perang tanpa dicap salah kalkulasi dan kalah perang?
PBB nyatakan serangan terhadap UNIFIL di Lebanon sebagai pelanggaran Resolusi 1701. Tiga prajurit Indonesia gugur dalam tugas misi perdamaian akibat serangan artileri dan konvoi.
Knesset sahkan UU hukuman mati gantung khusus warga Palestina di Tepi Barat. Kebijakan ini memicu kecaman dunia internasional dan dituding sebagai praktik apartheid.
Sejumlah menteri luar negeri dari Indonesia, Arab Saudi, hingga Turki mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam keras pembatasan akses ibadah oleh Israel di Yerusalem.
DUA prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UNIFIL, kembali gugur di Libanon.
PASUKAN Israel menewaskan dua warga Palestina dalam insiden terpisah di Tepi Barat yang diduduki pada Senin (30/3). Ini dikatakan Kementerian Kesehatan Palestina dan militer Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved