Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMAS, kelompok pejuang Palestina, pada Sabtu (28/10), menyatakan para pejuangnya di Gaza sudah siaga dengan kekuatan penuh guna menghadapi serangan darat Israel, yang dibantu Amerika Serikat.
Hal itu ditegaskan Hamas setelah militer Israel memperluas serangan udara dan darat ke wilayah kantong Palestina tersebut.
Kelompok perlawanan Palestina yang menguasai Jalur Gaza itu mengungkapkan bahwa para pejuangnya baku tembak dengan pasukan Israel di daerah dekat perbatasan Gaza-Israel setelah Israel meningkatkan serangan mereka di Gaza.
Baca juga : Militan Iran dan Libanon Siap Bergerak Hadapi Israel
Pada Jumat (27/10) malam, Hamas menyatakan para pejuangnya bertempur melawan pasukan Israel di kota Beit Hanoun di Gaza timur laut dan Al-Bureij di Gaza tengah.
"Netanyahu (PM Israel) dan tentaranya yang sudah terkalahkan tak akan mampu meraih kemenangan militer apa pun," kata Hamas pada Sabtu pagi, menyebut nama perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Baca juga : Israel Putus Jaringan Telekomunikasi di Gaza saat Melancarkan Serangan Darat
Otoritas kesehatan Palestina mengungkapkan bombardemen Israel sudah merenggut lebih dari 7.000 nyawa warga Palestina.
Sementara Israel mengatakan bahwa 1.400 orang warganya sipil dan lebih dari 200 orang disandera, yang beberapa di antaranya warga negara asing atau atau dengan dua kewarganegaraan Israel.
Sabtu ini militer Israel mengaku telah membunuh pemimpin sayap udara Hamas, yang turut merencanakan serangan 7 Oktober di kota-kota Israel selatan.
Angkatan Bersenjata Israel (IDF) mengungkapkan pesawat-pesawat tempurnya telah menyerang Asem Abu Rakaba, kepala sayap militer udara Hamas, yang bertanggung jawab atas UAV (wahana udara tak berawak), drone, paralayang, deteksi udara, dan pertahanan udara Hamas.
"Dia turut serta dalam merencanakan pembantaian di daerah-daerah sekeliling Jalur Gaza pada 7 Oktober. Dialah yang mengarahkan para teroris menyusup ke Israel menggunakan paralayang dan bertanggung jawab atas serangan drone di pos-pos IDF," kata IDF. (Reuters/Ant/Z-4)
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP), terutama terkait rencana keanggotaan tetap.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap kritis, aktif, dan terukur di Board of Peace (BoP), agar tetap sejalan dengan kemerdekaan palestina
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah memandang pembentukan Board of Peace (BoP) patut dicermati secara kritis, lembaga ini harus jelas soal roadmap kemerdekaan Palestina
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus yang kembali tertuju pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak.
MENURUT dokumen FBI tahun 2020, Jeffrey Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak dan dilatih sebagai mata-mata di bawah arahannya.
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Citra satelit ungkap militer Israel buldoser Pemakaman Perang Gaza. Makam tentara Sekutu PD I & II hancur, memicu kecaman atas penodaan situs bersejarah militer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved