Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GENCATAN senjata di Jalur Gaza hanya akan menguntungkan Hamas saat Israel melanjutkan serangan udara terhadap kelompok militan itu. Hal itu diungkapkan pemerintah Amerika Serikat (AS), Selasa (24/10).
Pernyataan itu diungkapkan Gedung Putih saat Presiden Joe Biden mengatakan pengiriman bantuan ke Jalur Gaza berjalan lambat.
"Gencatan senjata pada saat ini hanya akan menguntungkan Hamas," ujar penasehat keamanan Gedung Putih John Kirby.
Baca juga: Arrmanatha Tegaskan Indonesia tidak Diam dalam Isu Gaza di PBB
Ribuan orang telah tewas di kedua pihak sejak Hamas melancarkan serangan ke wilayah Israel pada 7 Oktober dan 'Negeri Zionis' itu membalas dengan melancarkan serangan udara tanpa henti ke Jalur Gaza.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Selasa (24/10), menyerukan gencatan senjata segera saat pemimpin Uni Eropa meminta agar pertempuran dihentikan.
Kirby mengatakan meski Washington menolak gencatan senjata, penhentian pertempuran agar bantuan bisa masuk ke Jalur Gaza adalah opsi yang bisa dipertimbangkan.
Baca juga: 6 Rumah Sakit di Gaza Tutup karena Kekurangan Bahan Bakar
"Kami ingin melihat semua langkah untuk melindungi warga sipil dan penghentian pertempuran untuk sementara. Namun, itu bukan gencatan senjata," tegasnya.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, sebelumnya, meminta Dewan Keamanan PBB untuk mendukung resolusi buatan AS yang akan mendukung jeda kemanusiaan agar bantuan bisa masuk ke Jalur Gaza.
Adapun Biden, Senin (23/10), menegaskan pembicaraan mengenai gencatan senjata hanya bisa dimulai setelah seluruh sandera yang ditahan oleh Hamas dibebaskan.
Sementara itu, Kirby mengatakan meski AS telah meminta Israel meminimalkan korban warga sipil namun hal itu tidak bisa dihindari.
"Ini preang. Perang itu berdarah, buruk, mengerikan, dan warga sipil akan menjadi korban," kata Kirby.
"Saya berharap bisa mengatakan hal berbeda dan berharap hal itu tidak akan terjadi. Itu tidak bisa dibenarkan namun juga tidak bisa dihindarkan," imbuhnya. (AFP/Z-1)
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Donald Trump desak Putin akhiri perang setelah Rusia melancarkan serangan besar ke infrastruktur energi Kyiv, melanggar janji jeda serangan di musim dingin.
Hal itu disampaikan Prasetyo menanggapi pertanyaan terkait sikap Presiden Prabowo Subianto atas situasi tersebut, di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
Gelombang serangan udara Israel di Gaza menewaskan sedikitnya 32 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. Gencatan senjata yang dimediasi AS berada di ambang kolaps.
Israel setuju buka terbatas Gerbang Rafah untuk pejalan kaki sesuai rencana AS, dengan syarat Hamas kembalikan semua sandera dan hasil inspeksi keamanan ketat.
Tiga jurnalis Palestina tewas saat bertugas untuk lembaga bantuan Mesir di Gaza.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved