Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA dan Iran memperkuat hubungan bilateral dalam suasana saling percaya, hubungan kedua negara ini semakin membaik setelah Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov bertemu dengan Presiden Iran Ebrahim Raisi di Teheran baru-baru ini. Iran memperkuat hubungannya dengan Rusia di tengah ancaman Amerika Serikat yang terus memberi dukungan kepada Israel.
"Dalam suasana saling percaya, aspek-aspek agenda bilateral saat ini dibahas secara substantif dengan penekanan pada pengembangan lebih lanjut seluruh kompleks kemitraan Rusia-Iran yang memiliki banyak sisi," kata kementerian luar negeri Rusia pada Selasa (24/10) ketika Menteri Luar Negerinya, Sergei Lavrov, diterima oleh Presiden Iran, Ebrahim Raisi, dalam sebuah kunjungan ke Teheran.
Lavrov, yang mengunjungi Teheran tidak lama setelah perjalanan ke Tiongkok dan Korea Utara, mendiskusikan proyek-proyek energi serta logistik dengan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian.
Baca juga : AS Tuding Iran Mendukung Hamas dan Hizbullah
Seperti yang sudah menjadi kebiasaan Rusia, hanya sedikit rincian dari pembicaraan tersebut, yang berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Lavrov juga berpartisipasi dalam pembicaraan regional yang diselenggarakan oleh Iran, yang bertujuan untuk membawa perdamaian ke wilayah Kaukasus Selatan setelah pasukan Azerbaijan bulan lalu merebut kembali wilayah yang memisahkan diri di Nagorno-Karabakh dan memaksa ribuan etnis Armenia mengungsi.
Baca juga : Lagi, Biden Minta Dana Perang US$106 Miliar untuk Ukraina dan Israel
Sejak meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022, Moskow telah berusaha memperkuat hubungan dengan negara-negara yang secara tradisional dianggap berpihak pada Barat, dan menuduh "Barat secara kolektif" berusaha memecah belah Rusia.
Ukraina telah mendesak Teheran untuk berhenti memasok pesawat nirawak yang mematikan ke Rusia, yang menurut Kyiv telah memainkan peran utama dalam serangan Moskow terhadap kota-kota dan infrastruktur Ukraina.
Iran awalnya membantah memasok drone kamikaze Shahed ke Rusia, tetapi kemudian mengatakan bahwa mereka telah menyediakan sejumlah kecil drone sebelum Moskow melancarkan perang.
Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa mereka prihatin dengan "kemitraan pertahanan yang sedang berkembang" antara Iran dan Rusia, sehingga menimbulkan risiko tidak hanya bagi Ukraina tetapi juga bagi negara-negara tetangga Iran. (CNA/Z-4)
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengakui ribuan orang tewas dalam aksi protes anti-pemerintah. Ia menuding campur tangan AS dan Donald Trump sebagai pemicu kekerasan.
Presiden Iran Pezeshkian mengeklaim AS & Israel adalah dalang kerusuhan.
Otoritas Iran mengeklaim telah menahan 3.000 orang. Di sisi lain, David Barnea (Mossad) bertemu utusan Donald Trump bahas serangan militer.
Situasi di berbagai kota besar Iran dilaporkan sunyi senyap menyusul tindakan keras mematikan dari otoritas keamanan setempat yang berhasil meredam gelombang protes besar.
Gelombang protes yang mengguncang Iran sejak akhir Desember mencatatkan rekor kelam sebagai kerusuhan paling mematikan dalam sejarah pemerintahan negara tersebut.
Reza Pahlavi menyatakan keyakinannya bahwa keruntuhan Republik Islam Iran hanyalah masalah waktu.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Kim Jong-un pantau uji rudal hipersonik 1.000km di Laut Timur. Aksi ini respons atas krisis global & penguatan nuklir Pyongyang hadapi ancaman AS serta sekutu.
Korea Utara menyebut tindakan Washington tersebut sebagai bentuk pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan bukti nyata dari kebijakan hegemoni yang biadab.
Kim Jong-un meninjau industri pertahanan Korea Utara dan memerintahkan perluasan produksi rudal serta peluru kendali menjelang Kongres Partai tahun depan.
PERLOMBAAN senjata antara Korea Utara dan Korea Selatan kian mendalam ke bawah laut. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengunjungi pabrik kapal selam nuklir, Kamis (25/12).
KOREA Utara kembali memicu perhatian internasional setelah merilis foto-foto terbaru yang diklaim menampilkan kapal selam bertenaga nuklir pertamanya, Kamis (25/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved