Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN pejabat militer, politik dan intelijen Israel telah menyatakan kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sepenuhnya gagal. Itu menyusul serangan Hamas pada Sabtu (7/10), yang menewaskan 1.400 warga Israel.
Mantan Perdana Menteri Ehud Barak menggambarkan serangan itu sebagai pukulan paling parah yang dialami Israel sejak berhasil mendirikan negara di atas tanah Palestina.
"Saya tidak percaya jika masyarakat mempercayai Netanyahu untuk memimpin ketika dia berada di bawah beban peristiwa dahsyat yang baru saja terjadi pada masa jabatannya,” katanya.
Baca juga : Penyamaran Gagal, Israel Malah Bunuh Tentaranya Sendiri
Seorang mantan kepala staf Angkatan Pertahanan Israel mengatakan bahwa Netanyahu harus mengundurkan diri dari jabatannya. Sementara seorang mantan pejabat intelijen menggambarkan pemerintah sebagai disfungsional.
Intervensi tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran di Israel atas upaya pemerintah untuk membebaskan sekitar 200 sandera yang ditahan oleh Hamas di Gaza. Beberapa keluarga dari mereka yang disandera telah memohon kepada pemerintah untuk melakukan perundingan sebelum menyerang Gaza.
Sementara yang lainnya mengatakan bahwa hanya operasi militer segera untuk menghancurkan kepemimpinan Hamas yang dapat memberikan solusi, namun membahayakan keselamatan para sandera.
Baca juga : PM Israel Benjamin Netanyahu Diadili karena Kasus Korupsi
Barak, salah satu tentara Israel yang paling dihormati, yang berpartisipasi dalam beberapa operasi penyelamatan sandera, mengatakan, “Para sandera adalah masalah besar, yang menjadi perhatian para pemimpin dan rakyat kami, namun pada saat yang sama ada kebutuhan untuk menghilangkan kemampuan militer Hamas dan perannya sebagai penguasa Jalur Gaza.”
Netanyahu, yang telah menjabat selama lebih dari 16 tahun, telah menuai kritik luas dari sebagian besar masyarakat Israel, mantan pemimpin militer dan mantan pejabat lainnya mengenai upayanya untuk merombak sistem peradilan Israel sebelum serangan itu.
Pemimpin Israel juga masih terlibat dalam persidangan korupsi atas berbagai tuduhan termasuk penipuan, pelanggaran kepercayaan publik dan menerima suap, yang semuanya ia bantah.
Baca juga : Trump: Netanyahu Tidak Siap Hadapi Hamas
Para menteri kabinet termasuk menteri keuangan sayap kanan kontroversial Bezalel Smotrich , kepala pertahanan termasuk kepala staf militer Israel Herzi Halevi, dan Ronen Bar, yang mengepalai badan intelijen dalam negeri Israel, Shin Bet, semuanya telah meminta maaf atas kegagalan pemerintah Israel untuk melindungi warganya setelah serangan itu.
Sebuah jajak pendapat baru-baru ini menemukan bahwa 80% warga Israel ingin Netanyahu bertanggung jawab atas kegagalan yang memungkinkan serangan Hamas. Dalam jajak pendapat terpisah awal bulan ini, 56% mengatakan Netanyahu harus mengundurkan diri setelah perang berakhir.
Letjen Dan Halutz, mantan kepala staf IDF dan komandan angkatan udara Israel, serta anggota gerakan yang vokal menentang reformasi peradilan Netanyahu mengatakan bahwa perdana menteri Israel tidak mungkin mengeluarkan permintaan maaf publik.
Baca juga : PBB Ingatkan Ledakan Kematian Anak Gaza karena Bencana Kelaparan
“Kepala staf kami, kepala intelijen, kepala lembaga militer sudah mengatakannya mereka bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi. Saya yakin mereka semua melihat misinya saat ini adalah untuk menang, lalu pulang,” ujarnya.
Kemudian penyanderaan, kata Halutz, dapat mempengaruhi agenda serangan balik Israel. Secara pribadi kata dia, masalah ini harus diselesaikan terlebih dahulu.
Sementara pengunjuk rasa yang berkumpul di luar markas militer Israel di Tel Aviv menyatakan keprihatinan bahwa Netanyahu tidak layak memimpin Israel. Halutz mengatakan dia terus mempercayai para pemimpin militer yang mengarahkan serangan Israel di Jalur Gaza.
Baca juga : Netanyahu Ogah Majukan Pemilu Israel, Meski Didemo Tiap Hari
Pemboman Israel terhadap wilayah tersebut telah menewaskan lebih dari 4.385 orang dan melukai sekitar 13 ribu orang selama dua minggu terakhir, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas.
“Dari sudut pandang saya, (Netanyahu) harus mengundurkan diri sekarang, saat kita berbicara. Ada orang yang lebih baik untuk menanganinya,” katanya.
Mantan pejabat intelijen Israel Avi Melamed mengatakan pemerintahan saat ini tidak berfungsi dalam baik. Ini adalah sentimen yang diungkapkan oleh banyak warga Israel yang menilai pemerintahan Netanyahu merupakan sebuah bencana.
“Saya minta maaf untuk mengatakannya, tapi menurut saya kinerja atau tindakan Netanyahu bukanlah teladan yang menginspirasi,” katanya. (The Guardian/Z-4)
Dalam konferensi pers di Barcelona, Spanyol bintang Thelma & Louise tersebut mengatakan bahwa ia kehilangan agensinya dan kesulitan mendapatkan proyek besar di industri hiburan
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pasukan Israel tahan Syekh Rani Abu Sbeih di Masjid Al-Aqsa. Di tengah pengetatan akses Jumat kedua Ramadan, 100.000 jemaah tetap padati kompleks suci tersebut.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Dubes Rusia Sergei Tolchenov hormati keputusan Presiden Prabowo gabung Board of Peace (BoP) Gaza, namun ungkap alasan Rusia tak ikut serta. Cek faktanya.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Media Israel dan Netanyahu melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, tewas dalam serangan yang menyasar kompleks kediamannya di Teheran,
Amerika Serikat dan Iran kembali berunding di Jenewa dengan mediasi Oman di tengah pengerahan militer besar-besaran AS. Presiden Donald Trump membuka peluang diplomasi.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Pengadilan Cili menelaah pengaduan kejahatan perang terhadap mantan penembak jitu Israel, Rom Kovtun, atas dugaan pelanggaran HAM saat bertugas di Gaza.
Presiden AS Donald Trump siap dukung serangan Israel ke Iran. Kapal induk USS Gerald R. Ford dikerahkan saat perundingan nuklir di Jenewa memanas. Cek faktanya.
Presiden AS Donald Trump bertemu PM Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih. Bahas kelanjutan negosiasi nuklir Iran dan ancaman aksi militer jika kesepakatan buntu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved