Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA bumi baru melanda Provinsi Herat, Afghanistan barat pada Minggu (15/10). Bencana ini kembali terjadi setelah beberapa hari setelah lalu dua gempa besar di wilayah tersebut menewaskan lebih dari 1.000 orang.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengatakan gempa berkekuatan 6,3 skala richter terjadi di dekat kota Herat. Itu berada di kedalaman 6,3 km.
Sejauh ini belum ada laporan adanya korban jiwa. Lebih dari 90% korban tewas dalam gempa sebelumnya adalah perempuan dan anak-anak, kata badan anak-anak PBB, UNICEF.
Baca juga : Belasan Orang Dinyatakan Hilang Akibat Gempa di Tiongkok
Dalam laporannya, USGS mengatakan pusat gempa terbaru berada 30 km barat laut Herat, kota terbesar ketiga di Afghanistan yang dekat dengan perbatasan Iran. Gempa bumi sebelumnya melanda Zindajan, sebuah distrik pedesaan sekitar 40 km dari Herat.
Guncangan tersebut menyebabkan seluruh rumah, yang terlalu rapuh untuk menahan gempa, hancur menjadi puing-puing. Penduduk desa menggunakan sekop dan tangan kosong untuk mencari orang hilang.
Afghanistan telah terguncang akibat krisis ekonomi sejak pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban pada 2021, ketika bantuan yang diberikan langsung kepada pemerintah dihentikan. Negara ini sering dilanda gempa bumi, terutama di pegunungan Hindu Kush, karena terletak di dekat persimpangan lempeng tektonik Eurasia dan India.
Pada Juni tahun lalu, provinsi Paktika dilanda gempa berkekuatan 5,9 skala Richter yang menewaskan lebih dari 1.000 orang dan menyebabkan puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal. (BBC/Z-4)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
BMKG menjelaskan bahwa gempa bumi tektonik M6,4 (update) yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Taluad, Sulut merupakan akibat dari deformasi batuan Lempeng Maluku
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,1 terjadi di Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut).
Gempa dangkal magnitudo 4,5 mengguncang Kuta Selatan, Bali. BBMKG menyebut gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Sepanjang periode waktu tersebut tidak ada kejadian gempa bumi yang dirasakan
Dugaan sementara, titik api dipicu oleh gangguan pada instalasi kelistrikan.
Hingga Selasa malam, total korban meninggal bencana di Sumatra mencapai 755 jiwa dan 647 orang masih dinyatakan hilang berdasarkan data terbaru pada dashboard penanganan bencana.
Jumlah korban tewas akibat kebakaran hebat yang melanda sebuah kompleks apartemen di Hong Kong kembali meningkat.
Sebuah tornado menerjang kawasan Houston, Texas bagian tenggara, pada Senin (24/11) waktu setempat dan menyebabkan kerusakan pada lebih dari 100 rumah.
Presiden Prabowo Subianto menegur keras dunia pendidikan setelah kasus perundungan di SMPN 19 Tangerang Selatan kembali memakan korban jiwa.
Pemerintah Spanyol menambah 500 pemadam kebakaran, menjadi total 1.900 orang untuk mengatasi kebakaran hutan. Korban jiwa bertambah menjadi empat orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved