Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BELASAN orang masih dinyatakan hilang pada Kamis (21/12) setelah gempa bumi berkekuatan 6,2 Skala Richter menghantam Provinsi Gansu, Tiongkok Barat Laut.
Media Tiongkok melaporkan upaya pencarian dan penyelamatan di Gansu berakhir pada pukul 15:00 pada hari Selasa, (19/12), sekitar 15 jam setelah bencana melanda daerah terpencil dan bergunung-gunung di dekat perbatasan yang membentang di antara provinsi Gansu dan Qinghai. Tidak disebutkan apakah pencarian di Qinghai akan dilanjutkan.
Di Gansu, 113 orang telah ditemukan tewas pada pukul 9 pagi waktu setempat pada hari Rabu dan 782 orang terluka. Otoritas Gansu belum melaporkan adanya orang hilang.
Baca juga: Korban Tewas Akibat Gempa di Tiongkok Jadi 131 Orang
Di Qinghai, terdapat peningkatan jumlah korban tewas menjadi 22 orang dengan 198 orang terluka dan 12 orang hilang pada pukul 8.56 malam hari Rabu.
Sementara itu, lebih dari 207.000 rumah hancur dan hampir 15.000 rumah runtuh di Gansu, yang berdampak pada lebih dari 145.000 orang mengungsi.
Di sisi lain, para netizen mempertanyakan kecepatan operasi penyelamatan berakhir. Mereka berpendapat mengenai seberapa cepat upaya penyelamatan di Gansu, banyak yang berpendapat bahwa suhu di bawah titik beku merupakan faktor utama yang memperpendek waktu menemukan para penyintas, yang biasanya memakan waktu 72 jam setelah bencana.
Baca juga: Lebih dari 100 Orang Tewas dalam Gempa Bumi di Gansu, Tiongkok
Seperti diketahui, manusia yang terjebak di ruang terbuka dengan suhu di bawah 10 derajat celcius dalam waktu lama berisiko mengalami hipotermia. Diperkirakan mereka hanya dapat bertahan hidup selama lima hingga 10 jam meskipun tidak mengalami cedera.
"Mereka pasti sudah mati saat ditemukan, bahkan 24 jam saja sudah terlalu lama. Suhu di luar ruangan di bawah minus 10 c," komentar seorang pengguna di platform microblogging Tiongkok, Weibo.
Beberapa pengguna di Weibo mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti area pencarian yang tidak terlalu luas, dan semua orang telah ditemukan, sehingga upaya penyelamatan berakhir dalam waktu kurang dari satu hari.
(CNA/Z-9)
Menag juga mencontohkan perilaku ramah lingkungan dalam ibadah, seperti anjuran Nabi SAW untuk berhemat air saat berwudu.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
HUJAN deras mengguyur Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1). Curah hujan tinggi membuat empat desa tergenang.
Bahlil menyampaikan bahwa pelayanan sektor energi di wilayah terdampak bencana terus diperbaiki, termasuk pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.
Selain penyakit umum, Kemenkes juga memberikan perhatian khusus terhadap penyakit menular dengan tingkat penularan tinggi.
Honor meluncurkan Honor 500 Pro Molly edisi ulang tahun ke-20 hasil kolaborasi dengan Pop Mart. Smartphone edisi terbatas ini hadir dengan desain eksklusif, kamera 200MP, dan baterai 8.000mAh.
SEBUAH ledakan hebat mengguncang pabrik baja di wilayah utara Tiongkok pada Minggu (18/1), menewaskan sedikitnya dua orang. Insiden tersebut juga menyebabkan puluhan orang terluka.
Ledakan besar terjadi di pabrik baja Baogang United Steel, Mongolia Dalam, Tiongkok. Dua orang tewas, 84 luka-luka, dan 5 orang masih dinyatakan hilang.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Xi Jinping umumkan kemitraan strategis baru. Upaya Kanada kurangi ketergantungan pada AS di tengah perang tarif Trump.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved