Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA enam hari agresi Israel di Palestina, sebanyak 1.385 warga Kota Gaza meninggal dunia, 6.229 orang terluka dan 263 ribu orang mengungsi.
"SATU HARI 200 WARGA GAZA MENINGGAL KORBAN PERANG. Ya Allah," ujar warga negara Indonesia yang juga pendiri Nusantara Palestina Center (NPC) Abdillah Onim atau yang akrab disapa Bang Onim, saat membagikan kabar lewat tayangan langsung di media sosialnya pada Kamis (12/10) malam.
Bang Onim beserta istri dan anak-anaknya diketahui masih berada di Gaza dengan kondisi tanpa listrik dan air. "Di Gaza malam ini krisis parah. Sudah seperti kota mati. Di jalan itu enggak ada orang. Hanya ada suara gedung runtuh, suara bom dan asap," tuturnya.
Baca juga: Listrik Diputus, Rumah Sakit Gaza Jadi Kuburan
Namun yang lebih memilukan, kata Bang Onim, ada suara-suara para bayi, anak dan kaum perempuan yang terdengar dari balik reruntuhan bangunan yang hancur karena bom maupun rudal Israel.
"Begitu digali, ada yang masih hidup, tangan atau kakinya putus, ada yang sudah meninggal. Banyak keluarga yang meninggal. Sungguh kasihan, wanita dan anak-anak menjadi korban," ucapnya.
Baca juga: Netanyahu Bentuk Kabinet Perang untuk Invasi Darat Gaza
Di Rumah Sakit As-Syifa, ia menemukan banyak pasien yang dibiarkan tergeletak di lantai. Hal itu bukan karena kesengajaan, tapi karena RS kekurangan tenaga kesehatan. Selain itu alat kesehatan, obat-obatan juga terbatas.
Menurutnya, kondisi itu telah berlangsung selama dua hari. "Saya menangis, tapi malu," ucap Bang Onim dengan mata berkaca-kaca, menceritakan momen dirinya bertemu dengan anak-anak Gaza yang dirawat di RS As-Syifa saat menyerahkan donasi dari rakyat Indonesia untuk Gaza.
"Saya menangis malu karena berhadapan dengan anak kecil. Mereka tidak menangis (meski) menahan kesakitan. Ya Allah," sambung Bang Onim.
Mengutip data Kementerian Kesehatan Palestina, sebanyak 14 mobil ambulans hancur dihantam rudal Israel, dan enam personelnya meninggal dunia.

Pendiri NPC Abdillah Onim (kanan) menyerahkan bantuan rakyat Indonesia di Gaza, Kamis (12/10). (Sumber : NPC)
Bantuan kemanusiaan untuk Palestina
Dalam merespons kondisi ini, Bang Onim pun melalui NPC mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut berkontribusi dalam memberikan bantuan kemanusiaan untuk para pengungsi dan korban perang di Palestina.
Bantuan bisa diberikan melalui sejumlah nomor rekening atas nama Yayasan Nusantara Palestina Center. Informasi selengkapnya bisa diakses di laman https://donasi.npc.id.
"Agresi terus berlangsung dan eskalasi terus meningkat. Panjatkan doa dan kuatkan dukungan untuk saudara-saudara kita di Palestina. Kebutuhan saat ini untuk para korban agresi adalah bantuan makanan siap saji, bantuan obat-obatan, bantuan air bersih, bantuan uang tunai dan bantuan bahan bakar solar untuk rumah sakit," sebut Bang Onim. (Z-4)
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Tentara Iran menembak jatuh 10 drone canggih, total 22.
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan tewas dalam serangan ke Teheran. Media Iran belum memberikan konfirmasi resmi atas kabar tersebut.
Serangan AS-Israel ke Iran memicu ancaman penutupan Selat Hormuz. Jalur vital perdagangan energi dunia ini mengalirkan 20 juta barel minyak per hari.
Iran menuding Amerika Serikat dan Israel melakukan aksi terorisme dan pembunuhan terencana terhadap Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Dalam konferensi pers di Barcelona, Spanyol bintang Thelma & Louise tersebut mengatakan bahwa ia kehilangan agensinya dan kesulitan mendapatkan proyek besar di industri hiburan
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pasukan Israel tahan Syekh Rani Abu Sbeih di Masjid Al-Aqsa. Di tengah pengetatan akses Jumat kedua Ramadan, 100.000 jemaah tetap padati kompleks suci tersebut.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Dubes Rusia Sergei Tolchenov hormati keputusan Presiden Prabowo gabung Board of Peace (BoP) Gaza, namun ungkap alasan Rusia tak ikut serta. Cek faktanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved