Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada Selasa (10/10) bahwa konflik Israel-Gaza menunjukkan kegagalan kebijakan Timur Tengah Washington dan menyebut pembentukan negara Palestina yang berdaulat dan merdeka sebagai kebutuhan.
Pemimpin Rusia tersebut melontarkan komentar tersebut saat bertemu dengan Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani di Moskow, beberapa hari setelah Hamas melancarkan serangan besar-besaran terhadap Israel.
"Saya pikir banyak orang akan setuju dengan saya bahwa ini contoh nyata kegagalan politik AS di Timur Tengah," kata Putin.
Dia berbicara tentang perlunya melaksanakan keputusan Dewan Keamanan PBB mengenai pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.
Putin mengatakan, "AS mencoba memonopoli pengaturan (konflik) tetapi, sayangnya, tidak sibuk mencari kompromi yang dapat diterima oleh kedua belah pihak."
Barat, "Tidak memperhitungkan kepentingan mendasar rakyat Palestina," katanya.
Sehari sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pembentukan negara Palestina ialah solusi paling dapat diandalkan untuk perdamaian di Israel.
Kremlin mengatakan sebelumnya pada Selasa bahwa kunjungan Presiden Palestina Mahmud Abbas, yang direncanakan sebelum serangan Hamas terhadap Israel, ke Moskow sedang dalam persiapan tetapi tidak menyebutkan tanggalnya.
Moskow mengatakan pihaknya khawatir ada pihak asing yang bisa terlibat dalam konflik tersebut setelah AS memindahkan kapal perangnya lebih dekat ke sekutunya, Israel. (AFP/Z-2)
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Perdana Menteri Store menegaskan bahwa pemerintah Norwegia tidak memiliki kewenangan dalam penentuan penerima Hadiah Nobel Perdamaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved