Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Seorang warga negara Indonesia (WNI) perempuan berinisial JPC ditemukan tidak bernyawa di sebuah apartemen milik kekasihnya, Keiichirou Kajimura, di Kota Maebashi, Prefektur Gunma, Jepang. JPC diduga dibunuh oleh kekasihnya tersebut.
Salah seorang anggota grup Indonesian Community in Japan (ICJ), Rosalia Bratanegara mengatakan JPC meninggalkan asramanya di Nihongo Gakkounya, dua pekan sebelum dilaporkan meninggal.
JPC, kata Rosalia, telah hilang kontak sejak 17 Agustus lalu. Kepolisian Prefektur Gunma kemudian menemukan mayatnya pada Selasa, 22 Agustus.
Baca juga: WNI di Republik Dominika dan Haiti Waspadai Badai Franklin
"Dalam pesan terakhirnya, dia sempat memberi tahu teman-temannya bahwa dia sedang bersama Keiichiro Kajimura," ujar Rosalia.
Otoritas setempat pun membeberkan bahwa Kajimura pernah ditangkap Kepolisian Prefektur Wakayama pada 2 Oktober 2017 lalu. Ia ditangkap dengan dugaan pembunuhan.
Baca juga: Kemenlu: Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Kebakaran di Yunani
Kala itu, ia diduga mencekik kekasihnya hingga tewas di sebuah hotel di Kota Shingu. Korban adalah warga Jepang berusia 26 tahun bernama Haruka Abe. Setelah mencekik Abe, Kajimura mengaku pernah mencoba membunuh dirinya sendiri dengan minum banyak obat tidur.
Terkait hal tersebut, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha mengatakan KBRI Tokyo telah menerima informasi mengenai meninggalnya WNI tersebut.
“Menindaklanjuti informasi tersebut, KBRI telah berkoordinasi dengan Kepolisian Gunma untuk proses otopsi dan identifikasi jenazah. Hingga saat ini KBRI masih menunggu hasil otopsi dan identifikasi jenazah tersebut,” tandasnya. (Mainichi Shimbun/Z-11)
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaounde disebut terus melakukan pemantauan dan melaporkan perkembangan secara berkala.
WNI tersebut saat ini ditempatkan di fasilitas penahanan khusus anak atau remaja, mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur.
Konflik AS-Venezuela tidak hanya mengguncang stabilitas internal Venezuela, tetapi juga memunculkan kekhawatiran luas terkait berbagai hal, termasuk keselamatan WNI di sana.
Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh AS memicu krisis geopolitik. DPR RI menegaskan keselamatan WNI di Venezuela harus jadi prioritas utama.
Kemenlu RI belum menerima informasi resmi yang mengonfirmasi adanya WNI yang terdampak dalam peristiwa tersebut.
Kemendag menggandeng Organisasi Perdagangan Luar Negeri Jepang (Japan External Trade Organization/Jetro) guna mendorong produk lokal Indonesia menembus jaringan ritel Jepang.
RYLAN Henry Pribadi, cucu konglomerat Indonesia Henry Pribadi, meninggal dunia pada 7 Januari silam.
Jika Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgiztan, maka Tajikistan dan Jepang menghuni Grup C bersama Uzbekistan dan Australia.
ANGGOTA DPR RI Puti Guntur Soekarno Putri menyebut nilai-nilai Pancasila telah lama diadopsi oleh masyarakat Jepang menjadi filosofi dan standar moral.
Pertemuan momen libur Lebaran dan musim sakura berisiko memicu keterbatasan kursi pesawat.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved