Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
LULUSAN asal Indonesia Tiara Nissa Zulbida dinobatkan sebagai lulusan terbaik dari seluruh kalangan peserta didik internasional yang menempuh pendidikan lanjutan di Akademi Kepolisian Turki.
Program kelulusan yang diselenggarakan oleh Akademi Kepolisian Turki ini dihadiri secara langsung oleh Presiden Republik Turki Recep Tayyip Erdogan, Menteri Dalam Negeri Republik Turki Ali Yerlikaya, Kepala Kepolisian Republik Turki Erol Ayyildiz, hingga duta besar dan atase kepolisian dari negara tamu undangan yang termasuk salah satunya Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki Dr. Lalu M Iqbal.
Tiara Nissa Zulbida atau yang akrab disapa Nissa maju mewakili seluruh peserta didik Internasional yang datang dari 16 negara. Nissa mendapatkan kesempatan pertama dalam menyampaikan kata sambutannya di hadapan Presiden Republik Turki Recep Tayyip Erdogan beserta seluruh pejabat dan tamu undangan lainnya.
Baca juga: Tiga Anggota Polri Lulus Pendidikan Kepolisian di Turki
“Bapak Presiden yang saya hormati. Kami datang ke Akademi Kepolisian Turki ini dari 16 negara yang berbeda namun memiliki mimpi dan tujuan yang sama yaitu untuk dapat melayani negara kami dengan loyalitas dan kesuksesan,” ucap Nissa dalam pidatonya pada Rabu, 26 Juli 2023..
Pada tahun 2021, Nissa memulai pendidikan akademi kepolisiannya di Pusat Pelatihan Kepolisian Negara Republik Turki yang kemudian berhasil menyelesaikan pendidikannya pada tahun 2023. Hal ini disampaikannya dengan penuh suka cita pada pembukaan kata sambutan yang ia bacakan di podium.
Baca juga: Datang ke UEA, Erdogan Teken Perjanjian Senilai US$50 Miliar
“Saya bangga lulus hari ini setelah melewati pendidikan kepolisian yang kami terima di Akademi Kepolisian Turki, yang merupakan Instansi terkemuka negara Republik Turki, yang telah menerima kami di dalam milestone perjalanan ini untuk bisa memberikan pelayanan terbaik untuk bangsa dan negara,” ucap Nissa dalam pembukaan pidatonya.
Nissa menyampaikan bahwa peran dari setiap lulusan Akademi Kepolisian Turki sangatlah penting untuk bisa membawa nilai-nilai kebudayaan serta visi dan misinya untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada bangsa dan negaranya masing-masing.
“Selama ini kami menerima pelatihan dari Akademi Kepolisian Turki yang dipersiapkan secara profesional dan berkesempatan untuk dapat mengadopsi budaya beserta visi dan misinya yang akan memberikan kontribusi bagi kami dan masyarakat” lanjut Nissa.
Presiden Republik Turki Recep Tayyip Erdogan secara langsung memberikan cinderamata kelulusan kepada Nissa sebagai salah satu peserta didik terbaik dan menitipkan salamnya untuk Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
“Benden Widodo’ya Selam, Endonezya’ya Selam (sampaikan salam dari saya untuk Bapak Joko Widodo dan salam untuk Indoneisa),” ucap Erdogan. (RO/Z-7)
Turki sinyalkan intervensi ke Irak utara jika PKK dan PJAK terlibat perang Iran. Erdogan tegaskan sikap itu kepada Trump di tengah eskalasi konflik kawasa
Para ahli akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi; bagaimanapun juga, ledakan tercatat setelah benturan eksternal.
Izin ekspor untuk daging sapi dan kambing, minyak bunga matahari, biji minyak, kacang lentil hijau dan lentil merah saat ini tidak akan dikeluarkan.
Istanbul dan Bursa menyuguhkan perpaduan unik antara refleksi keagamaan, warisan budaya, dan tradisi berabad-abad yang tetap terjaga hingga kini.
Ekrem Imamoglu, rival utama Presiden Erdogan, hadir di pengadilan atas tuduhan korupsi. Oposisi dan aktivis HAM sebut persidangan ini bermotif politik.
Iran ajak Turki investigasi bersama dugaan serangan rudal guna tangkal propaganda. Erdogan sampaikan belasungkawa atas wafatnya Ali Khamenei dan tragedi sekolah Minab.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Jokowi dan SBY di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan ini mengikuti silaturahmi sebelumnya dengan Megawati.
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved