Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN di Pulau La Palma, Spanyol, menghanguskan sekitar 3.600 hektare lahan dan hutan selama akhir pekan, menurut keterangan kepala provinsi setempat Sergio Rodriguez pada Senin (17/7).
Kebakaran yang berawal pada Sabtu (15/7), itu memaksa 4.200 warga mengungsi dari rumah-rumah mereka. Namun pada Minggu (16/7) malam, sekitar 2.000 di antaranya diizinkan untuk kembali.
Menurut Rodriguez, cuaca pada Minggu malam membaik namun kepada media televisi Antena3, ia mengatakan kebakaran masih aktif dan belum dapat dikendalikan.
Baca juga : Kebakaran di La Palma, Ribuan Orang Dievakuasi
Dia mengatakan wilayah-wilayah yang paling mengkhawatirkan adalah sekitar Tijarafe dan Taman Nasional Caldera Taburiente. Sebanyak 500 pemadam kebakaran dan 10 pesawat dikerahkan untuk memadamkan kebakaran tersebut.
Sementara kobaran api mengoyak banyak kawasan hutan yang disebut "Pulau Hijau" itu, si jago merah juga menghanguskan sejumlah rumah dan tempat usaha.
Baca juga : Tahun Ini, Kebakaran Lahan Kanada Hancurkan 10 Juta Hektare
Nancy Castro, yang menyaksikan rumah, toko kelontong dan kebun anggur miliknya hancur oleh api pada Senin, mengatakan kepada media lokal Canarias7 bahwa ia "terguncang".
"Asuransi akan memberikan kami uang, tetapi kerja keras selama 25 tahun telah hilang, dan tidak ada yang dapat mengembalikannya kepada kami. Ini seperti kutukan...La Palma masih belum pulih dari gunung api, dan sekarang kami mengalami ini. secara emosional, ini sangat berat," kata Castro.
Castro menyebutkan tentang letusan gunung api yang menghancurkan pulau itu pada 2021 yang berlangsung selama 85 hari dan menyebabkan kerusakan senilai 946 juta dolar AS (sekitar Rp14,2 triliun), serta menghancurkan setidaknya tiga ribu bangunan, menurut angka resmi pemerintah.
La Palma merupakan pulau kecil yang menjadi bagian dari Kepulauan Canaria di Atlantik, dengan jumlah penduduk sekitar 83.500 jiwa.
Meski angin kencang dan gelombang panas menyulut kebakaran tersebut, polisi mengatakan masih melakukan penyelidikan asal kebakaran, yang mereka duga berasal dari "kecerobohan" manusia.
Menurut Antena3, salah satu dugaan yang muncul adalah bahwa api itu terkait dengan perayaan api unggun di alam bebas. (Ant/Z-4)
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
KEPULAN asap pekat masih membubung dari area pabrik sandal Swallow PT Garuda Mas Perkasa hingga Kamis (29/1) sore.
Tanah negara tidak bisa diperjualbelikan, apalagi kepada warga negara asing yang tidak memiliki hak milik di Indonesia.
Atas tujuan apa sebenarnya Mendagri memutuskan Sumut menjadi pemilik baru empat pulau itu? Adakah agenda tersembunyi baik ekonomi atau politik?
Kasus tumpang tindih wilayah seperti yang terjadi antara Sumatera Utara dan Aceh bukanlah satu-satunya. Beberapa provinsi lain juga menghadapi persoalan serupa.
Pertambangan terbuka (open-pit mining) di pulau kecil sangat berisiko, mengingat daya dukung lingkungannya yang rentan terhadap gangguan ekologis.
Badan Informasi Geospasial (BIG) mengumumkan penemuan 63 pulau baru di Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah nusantara.
Fakultas Kesehatan Masyarakat UI bekerja sama sejumlah pihak seperti Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Kepulauan Seribu serta Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved