Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Luar Negeri Indonesia mengirim nota diplomatik ke pemerintah Arab Saudi. Pengiriman nota diplomatik ini terkait dengan penahanan dua warga negara Indonesia (WNI) karena diduga terlibat peredaran narkoba.
Direktur Jenderal Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kemenlu Judha Nugraha mengatakan, pemerintah terus melakukan komunikasi dengan Arab Saudi terkait kasus ini.
"Perwakilan RI Riyadh saat ini sedang melakukan komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri melalui nota diplomatik dan Kepolisian Saudi di Riyadh terkait informasi dua WNI yang terlibat kasus peredaran narkoba di wilayah Arab Saudi," kata Judha dalam pernyataannya, Kamis (18/5).
Baca juga : Kemenlu Pastikan tidak Ada Korban WNI Dalam Kecelakaan Bus Arab Saudi
Judha menambahkan, KBRI Riyadh akan memastikan kedua WNI itu memperoleh hak-hak hukum sesuai ketentuan negara setempat. KBRI juga kemungkinan akan menunjuk pengacara untuk menelaah kasus dan pembelaan.
Terutama, jika kasus ini masuk dalam kategori pidana berat. "KBRI akan mendampingi proses hukum dengan menyediakan penerjemah, pendampingan saat pengambilan keterangan dan pengadilan," tuturnya.
Kasus narkoba tengah menjadi perhatian di Arab Saudi. Sayangnya, diduga ada dua perempuan Indonesia yang ditangkap atas kasus perederan zat terlarang itu.
Berdasarkan twitter dari SaudiNews50 pada 15 Mei 2023 disebutkan pemerintah Arab Saudi melakukan operasi pengendalian narkotika di Riyadh. Dalam operasi tersebut, seorang warga Bangladesh dan dua perempuan Indonesia ditangkap dengan barang bukti obat-obatan terlarang. (Z-3)
Pemulangan 96 Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dari Arab Saudi dilakukan sebagai bagian dari upaya pelindungan negara.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
INDONESIA memeroleh kepercayaan dari komunitas internasional untuk memainkan peran sentral dalam isu hak asasi manusia global.
PEMERINTAH Indonesia tidak menyebut nama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat menanggapi operasi militer yang menyebabkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Kemenlu RI menegaskan bahwa perwakilan Indonesia di Australia terus memantau situasi.
Kemenlu RI belum menerima informasi resmi yang mengonfirmasi adanya WNI yang terdampak dalam peristiwa tersebut.
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved