Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kehakiman Afrika Selatan Ronald Lamola mengkritik Mahkamah Pidana Internasional (ICC), dengan mengatakan bahwa ICC tidak konsisten dalam pekerjaannya.
"Fakta bahwa penyelidikan atas kekejaman di Palestina belum selesai sementara penyelidikan di Ukraina, yang dibuka kemudian sudah memiliki rujukan terhadap negara non-anggota adalah sebuah ketidakadilan," kata Lamola saat berpidato di Parlemen.
Sikapnya ini merupakan yang terbaru dari pemerintah Afrika Selatan sejak Maret lalu ketika ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin, yang dituduh melakukan kejahatan perang termasuk terhadap anak-anak sejak invasi ke Ukraina pada Februari 2022.
Baca juga: Rusia Tuduh Ukraina Lakukan Percobaan Serangan Pesawat Nirawak terhadap Kremlin
Rusia bukanlah negara anggota ICC, namun Putin diundang untuk menghadiri pertemuan puncak di Afrika Selatan, yang merupakan negara penandatangan ICC, pada bulan Agustus. Hal ini telah menimbulkan perdebatan, baik di dalam maupun luar negeri, mengenai apakah ia akan ditangkap atau tidak.
KTT ini merupakan pertemuan negara-negara BRICS (Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan), sebuah kelompok negara berkembang.
Baca juga: Kematian Tahanan Warga Palestina Timbulkan Kemarahan
Sebagai penandatangan Statuta Roma ICC, Afrika Selatan secara hukum berkewajiban untuk menindaklanjuti surat perintah tersebut jika Putin tiba di negara tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang peran ICC dan hubungannya dengan Afrika.
"Kami akan mengeksplorasi berbagai opsi terkait bagaimana Statuta Roma didomestikasi di negara kami termasuk opsi untuk melihat perluasan kekebalan diplomatik yang lazim bagi kepala negara yang berkunjung ke negara kami," ujar Lamola seperti dikutip oleh harian lokal BusinessDay. (aljazeera/Fer/Z-7)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP), terutama terkait rencana keanggotaan tetap.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap kritis, aktif, dan terukur di Board of Peace (BoP), agar tetap sejalan dengan kemerdekaan palestina
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved