Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara akan meningkatkan kemampuan militernya dalam pencegahan (military deterrence) untuk menghadapi Korea Selatan dan Amerika Serikat, kata media resmi Korut KCNA, Minggu (30/4).
Korut mengecam pertemuan puncak AS-Korsel pekan ini yang menyepakati perluasan pencegahan nuklir (extended nuclear deterrence) AS dan menyebutnya sebagai "produk dari kebijakan permusuhan yang keji" terhadap Pyongyang.
KCNA memuat editorial yang mengkritik kunjungan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol ke AS pekan ini sebagai "kunjungan paling tidak bersahabat, agresif, provokatif, dan berbahaya, yang dapat memicu perang nuklir."
Baca juga : Presiden Korsel: Deklarasi Washington Lebih Baik dari NATO
Di Washington, Yoon menggelar pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden AS Joe Biden dan mengumumkan Deklarasi Washington.
Berdasarkan deklarasi itu, AS akan berbagi informasi tentang operasi dan perencanaan nuklir dan strategis, dan secara rutin mengirimkan berbagai aset strategis ke Korsel. Menurut KCNA, deklarasi itu merupakan produk tipikal dari "kebijakan bermusuhan yang keji" terhadap Korut.
Baca juga : Amerika Serikat Janjikan Kapal Nuklir untuk Hadapi Korea Utara
"Semua orang dapat mengetahui bahwa AS-Korsel berupaya membuat perang nuklir terhadap DPRK (Korut) menjadi sebuah fait accompli (keadaan yang tidak bisa ditolak)," tulis KCNA dalam editorialnya.
KCNA juga menyinggung peringatan Biden dalam sebuah konferensi pers bahwa rezim Pyongyang akan berakhir bila Korut menggunakan senjata nuklirnya. Itu merupakan kali pertama Biden mengatakan tentang akhir rezim di Korut.
"Terlebih lagi, Biden, Presiden AS, berani memberikan pernyataan panik dan sembrono tentang 'akhir rezim' terhadap DPRK sambil menekankan 'respons yang cepat, luar biasa, dan tegas' di konferensi pers usai pertemuan tersebut," kata KCNA.
"Dalam situasi seperti itu, akan sangat wajar bagi DPRK untuk meningkatkan kemampuan pencegahan dari militernya guna merespons lingkungan keamanan yang berbahaya di masa kini dan masa mendatang," kata KCNA, menambahkan.
Media resmi Korut itu juga mengatakan bahwa pernyataan AS-Korsel yang menjanjikan upaya pencegahan nuklir yang lebih kuat terhadap Korut dan peningkatan kerja sama trilateral antara AS, Korsel dan Jepang tersebut sama dengan "skenario perencanaan perang nuklir berbahaya berkedok keamanan."
"Melalui (deklarasi) ini, AS dan para bonekanya di Korsel kian memperjelas skema invasi mereka terhadap DPRK," kata KCNA.
"Gerakan perang nuklir yang dilancarkan oleh AS dan sekutunya bertujuan untuk melumpuhkan DPRK (Korut). Di saat yang sama, mereka bahkan tidak mengakui keberadaan DPRK. Hal ini tidak akan bisa dimaafkan dan mereka akan membayar mahal atas tindakan gegabah tersebut," kata KCNA menutup editorialnya.
Sehari sebelumnya, Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korut Kim Jong Un, mengutuk Deklarasi Washington itu dan menyebutnya sebagai refleksi dari "aksi paling tidak bersahabat dan agresif" dari Korsel dan AS.
Rencana kedua sekutu itu hanya menyebabkan "bahaya yang lebih serius", kata perempuan paling berpengaruh di Korut itu. (Yonhap-OANA/ANt/Z-4)
Dua atlet ski lintas alam Korea Selatan didiskualifikasi dari Olimpiade Milan-Cortina setelah peralatan mereka terdeteksi mengandung zat fluor terlarang.
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
Operasi bedah estetika kini jadi gaya hidup modern. Sejumlah aktris Indonesia memilih Korea untuk tampil lebih segar dan percaya diri.
Sebagai tuan rumah, Indonesia tampil apik sejak menit awal, yang langsung membuahkan gol yang dicetak Mochammad Iqbal.
Presiden AS Donald Trump resmi mengumumkan kenaikan tarif impor untuk barang-barang Korea Selatan, termasuk otomotif dan farmasi, setelah kesepakatan dagang dinilai gagal.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan lawatan ke AS pada 19 Februari 2026, termasuk rencana penandatanganan kesepakatan tarif dagang Indonesia-AS.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved