Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
DUTA Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) Rosan Perkasa Roeslani menggelar acara buka puasa lintas agama (Interfaith Iftar) di KBRI Washington, D.C, AS.
Dalam pernyataan pers yang diterima wartawan, Sabtu (15/4), acara itu diadakan untuk memperkenalkan tradisi buka puasa ala Indonesia kepada publik AS, serta menyebarkan pesan damai dan sikap toleransi antarumat beragama.
Acara dihadiri perwakilan berbagai instansi Pemerintah Amerika Serikat (AS), kalangan swasta, asosiasi kemasyarakatan, serta duta besar negara-negara Islam dan ASEAN yang berada di Washington, D.C.
Baca juga : Ribuan Warga AS Kunjungi KBRI Washington DC, Belajar Kuliner dan Budaya RI
Selain itu, turut hadir Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Washington, D.C. untuk menghadiri rangkaian "Spring Meeting International Monetary Fund (IMF)".
Selain memperkenalkan budaya buka puasa di Indonesia, acara itu juga dikemas dengan pemaparan tentang tradisi berpuasa di masing-masing agama Abrahamik, yang disampaikan oleh pemuka agama asal AS yakni Imam Mageed (Islam), Pendeta Bruce Mitchell (Kristen) dan Rabbi Sapperstein (Yahudi).
Dalam sambutannya, Rosan menerangkan, kegiatan Interfaith Iftar penting untuk memupuk harmoni di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia dan AS.
Baca juga : BNI Muluskan 200.000 Diaspora di AS Lakukan Ekspor - Impor
“Saling memahami ini penting di tengah-tengah tantangan kita bersama, seperti meningkatnya diskriminasi dan kekerasan yang bersumber dari sikap intoleran," ujarnya.
Rosan menambahkan, Indonesia berkomitmen untuk terus menguatkan rasa persaudaraan dan saling memahami, termasuk antaragama dan keyakinan, sebagai negara majemuk yang dikaruniai keberagaman suku, agama dan budaya.
Acara diakhiri dengan doa bersama secara Islam dan berbuka puasa. Para tamu undangan sangat terkesan dengan aneka ragam kuliner Indonesia yang dihidangkan, khususnya kambing guling yang disajikan dengan utuh.
Hidangan lainnya yang tampak digemari oleh tamu undangan yaitu ayam suwir Bali, rendang, bakso, hingga bubur sumsum. (RO/Z-5)
Iran resmi balas proposal 15 poin AS dengan menuntut ganti rugi perang, penghentian pembunuhan, dan pengakuan kedaulatan penuh atas Selat Hormuz sebagai syarat damai.
Presiden AS Donald Trump klaim telah lumpuhkan kekuatan tempur Iran, termasuk hancurkan 154 kapal dan peluncur rudal, serta sebut perang telah dimenangkan militer AS.
Ketua Parlemen Iran Qalibaf mengancam bakal menyerang infrastruktur vital negara kawasan jika terbukti membantu musuh menduduki salah satu pulau strategis milik Iran.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran sebenarnya ingin bernegosiasi, meskipun tidak berani mengakuinya secara terbuka
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflik
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
KBRI Warsawa bekerja sama dengan ASITA menghadirkan 21 pelaku industri (sellers) asal Indonesia, mulai dari operator tur hingga perwakilan hotel dari destinasi unggulan.
KBRI Warsawa memboyong empat jenama UMKM unggulan, yaitu Serlium Leathers, Ittaherl, Roka Collections, dan Umiy Lasega Batik.
Di sisi lain, Dave mengingatkan kasus penembakan tersebut jadi peringatan bagi warga negara Indonesia (WNI) lainnya. Khususnya ketika berpergian untuk tetap waspada.
Bagi WNI yang telah tinggal di Thailand selama lebih dari enam bulan, disarankan untuk melakukan lapor diri melalui portal Peduli WNI.
KBRI di Phnom Penh mengimbau seluruh WNI di Kamboja untuk menghindari atau membatasi perjalanan ke wilayah yang terdampak konflik bersenjata antara Kamboja dan Thailand
Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja, Dr. Santo Darmosumarto, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas dan transparan Pemerintah Kamboja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved