Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DUTA Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) Rosan Perkasa Roeslani menggelar acara buka puasa lintas agama (Interfaith Iftar) di KBRI Washington, D.C, AS.
Dalam pernyataan pers yang diterima wartawan, Sabtu (15/4), acara itu diadakan untuk memperkenalkan tradisi buka puasa ala Indonesia kepada publik AS, serta menyebarkan pesan damai dan sikap toleransi antarumat beragama.
Acara dihadiri perwakilan berbagai instansi Pemerintah Amerika Serikat (AS), kalangan swasta, asosiasi kemasyarakatan, serta duta besar negara-negara Islam dan ASEAN yang berada di Washington, D.C.
Baca juga : Ribuan Warga AS Kunjungi KBRI Washington DC, Belajar Kuliner dan Budaya RI
Selain itu, turut hadir Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Washington, D.C. untuk menghadiri rangkaian "Spring Meeting International Monetary Fund (IMF)".
Selain memperkenalkan budaya buka puasa di Indonesia, acara itu juga dikemas dengan pemaparan tentang tradisi berpuasa di masing-masing agama Abrahamik, yang disampaikan oleh pemuka agama asal AS yakni Imam Mageed (Islam), Pendeta Bruce Mitchell (Kristen) dan Rabbi Sapperstein (Yahudi).
Dalam sambutannya, Rosan menerangkan, kegiatan Interfaith Iftar penting untuk memupuk harmoni di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia dan AS.
Baca juga : BNI Muluskan 200.000 Diaspora di AS Lakukan Ekspor - Impor
“Saling memahami ini penting di tengah-tengah tantangan kita bersama, seperti meningkatnya diskriminasi dan kekerasan yang bersumber dari sikap intoleran," ujarnya.
Rosan menambahkan, Indonesia berkomitmen untuk terus menguatkan rasa persaudaraan dan saling memahami, termasuk antaragama dan keyakinan, sebagai negara majemuk yang dikaruniai keberagaman suku, agama dan budaya.
Acara diakhiri dengan doa bersama secara Islam dan berbuka puasa. Para tamu undangan sangat terkesan dengan aneka ragam kuliner Indonesia yang dihidangkan, khususnya kambing guling yang disajikan dengan utuh.
Hidangan lainnya yang tampak digemari oleh tamu undangan yaitu ayam suwir Bali, rendang, bakso, hingga bubur sumsum. (RO/Z-5)
Swis resmi bekukan ekspor senjata baru ke AS demi jaga netralitas di tengah perang Iran. Bern juga tutup ruang udara bagi penerbangan militer Washington ke Timur Tengah.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
KBRI Warsawa bekerja sama dengan ASITA menghadirkan 21 pelaku industri (sellers) asal Indonesia, mulai dari operator tur hingga perwakilan hotel dari destinasi unggulan.
KBRI Warsawa memboyong empat jenama UMKM unggulan, yaitu Serlium Leathers, Ittaherl, Roka Collections, dan Umiy Lasega Batik.
Di sisi lain, Dave mengingatkan kasus penembakan tersebut jadi peringatan bagi warga negara Indonesia (WNI) lainnya. Khususnya ketika berpergian untuk tetap waspada.
Bagi WNI yang telah tinggal di Thailand selama lebih dari enam bulan, disarankan untuk melakukan lapor diri melalui portal Peduli WNI.
KBRI di Phnom Penh mengimbau seluruh WNI di Kamboja untuk menghindari atau membatasi perjalanan ke wilayah yang terdampak konflik bersenjata antara Kamboja dan Thailand
Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja, Dr. Santo Darmosumarto, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas dan transparan Pemerintah Kamboja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved