Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UKRAINA menyatakan bahwa Rusia telah meluncurkan serangan rudal dan pesawat nirawak besar-besaran pada Jumat waktu setempat. Itu sehari setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melakukan lobi untuk mendapatkan senjata jarak jauh dari pemimpin Uni Eropa.
Diketahui, Zelensky melakukan perjalanan ke London, Paris dan Brussel pada pekan ini, yang merupakan perjalanan keduanya ke luar negeri. Tepatnya, sejak militer Rusia melakukan invasi setahun yang lalu.
Adapun Zelensky memperingatkan bahwa Ukraina membutuhkan artileri, amunisi, tank modern, rudal jarak jauh, hingga jet tempur yang lebih cepat. Upaya itu penting untuk menghadapi serangan terbaru dari militer Rusia yang semakin berbahaya.
Baca juga: Presiden Ukraina Hadiri KTT Uni Eropa
Pada Jumat pagi, tentara Ukraina mengungkapkan militer Rusia telah melepaskan rentetan rudal dan pesawat tak berawak ke negara mereka.
"Musuh menghantam kota-kota dan fasilitas infrastruktur penting," kata pasukan angkatan udara. Seraya menambahkan bahwa tujuh pesawat nirawak peledak buatan Iran diluncurkan dari Laut Azov dan enam rudal jelajah Kalibr dari Laut Hitam.
Baca juga: Joe Biden: Tiongkok Enggan Bantu Rusia Karena Utamakan Investasi
Angkatan udara mengatakan bahwa mereka telah menembak jatuh lima pesawat tak berawak dan lima rudal Kalibr. "Rusia juga melakukan serangan besar-besaran dengan hingga 35 peluru kendali anti-pesawat yang menargetkan wilayah Kharkiv di timur dan wilayah Zaporizhzhia di selatan," lanjut keterangannya.
Selama beberapa bulan, Rusia telah secara sistematis menargetkan infrastruktur energi Ukraina, yang menyebabkan kekurangan listrik yang menyebabkan jutaan orang kedinginan dan gelap di tengah musim dingin.(AFP/OL-11)
Ancaman terorisme saat ini semakin kompleks, terutama dengan adanya situasi ketidakpastian global yang rentan menjadi lahan subur ideologi kekerasan.
Analisis invasi AS ke Venezuela: Trump tangkap Maduro demi kendali minyak dan wilayah strategis. Kebangkitan Doktrin Monroe picu ketegangan global dan protes domestik.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
PENGAJAR Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera Gita Putri Damayana menilai revisi Undang-Undang TNI (UU TNI) menghadapi krisis mendasar dari sisi kualitas penyusunan naskah akademik.
EDGE, perusahaan di bidang pertahanan asal Uni Emirat Arab, secara resmi menandatangani kerja sama strategis dengan Republikorp.
AUSTRALIA dan Indonesia menyepakati perjanjian keamanan baru yang akan memperdalam kerja sama militer antara kedua negara.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai Rusia tidak menunjukkan itikad untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Kecemasan akan aksi militer sudah berbulan-bulan menghantui warga Venezuela sejak Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump mengerahkan armada laut besar ke Karibia.
Peta diplomasi penyelesaian konflik Ukraina-Rusia semakin rumit, dengan Eropa ingin terlibat, Amerika Serikat ingin memimpin, dan Rusia mencari legitimasi.
Protes yang diselenggarakan oleh partai Sahra Wagenknecht Alliance Reason and Justice (BSW) tersebut berlangsung di Gerbang Brandenburg.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Kepala Negara mengingatkan bahwa meskipun Indonesia tidak menyukai perang, realitas menunjukkan konflik bersenjata terjadi di berbagai belahan dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved