Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN militer Rusia meningkatkan serangan mortir dan artileri ke arah Kota Kherson yang kini dikuasai militer Ukraina.
Kota yang semula dikuasai pasukan Rusia dan kemudian pasukan Rusia menarik diri dari Kherson.
Serangan militer Rusia juga menargetkan sepanjang garis depan di wilayah timur Ukraina.
Rusia menembakkan 33 rudal dari beberapa peluncur roket di Kherson dalam 24 jam hingga Rabu (28/12). Rusia membantah menargetkan warga sipil dalam serangan tersebut.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Rusia menginginkan situasi di Ukraina segera selesai dengan perdamaian.
Lavrov juga mengatakan Rusia akan memperkuat pasukan dan teknologi pertahanan di wilayah Ukraina yang dikuasai militer Rusia.
Baca juga: Jerman Desak Rusia dan Ukraina Berdamai
Dia mengatakan bahwa pasukan Moskow yang dimobilisasi telah menjalani pelatihan.
"Kami terlibat dalam kegiatan yang akan memungkinkan kami untuk bekerja jauh lebih efisien di wilayah ini dalam waktu dekat," kata Lavrov.
Pasukan Rusia meninggalkan Kota Kherson bulan lalu dalam salah satu kemenangan paling signifikan Ukraina dalam perang.
Wilayah Kherson, di muara Sungai Dnipro yang strategis, berfungsi sebagai pintu gerbang ke Krimea yang dicaplok Rusia.
Kegembiraan penduduk Kherson atas pembebasan kota dengan cepat berubah menjadi ketakutan di tengah penembakan Rusia tanpa henti dari tepi timur Dnipro, dan banyak yang telah melarikan diri.
Sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersikeras tidak ingin berdamai dengan Rusia.
Sebab syarat yang diajukan Rusia sulit untuk diterima yakni menyerahkan seluruh wilayah yang sudah dianeksasi, Luhansk dan Donetsk di timur, dan Kherson dan Zaporizhzhia di Selatan.
Zelensky mengatakan kepada parlemen Ukraina untuk tetap bersatu dalam menghadapi invasi Rusia.
"Warna nasional kita hari ini adalah simbol keberanian internasional dan kegigihan seluruh dunia," katanya.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Inggris menilai Rusia memperkuat bagian Kreminna yang penting secara logistik. Wilayah itu kekuatan militer Ukraina tidak terlalu besar. (CNA/Cah/OL-09)
Korban tewas protes Iran lampaui 5.100 jiwa. AS kirim armada tempur USS Abraham Lincoln saat militer Iran siaga tempur.
Nama pejabat dimaksud tidak disebutkan karena mereka tidak mendapat wewenang membahas rencana tersebut.
Ancaman terorisme saat ini semakin kompleks, terutama dengan adanya situasi ketidakpastian global yang rentan menjadi lahan subur ideologi kekerasan.
Analisis invasi AS ke Venezuela: Trump tangkap Maduro demi kendali minyak dan wilayah strategis. Kebangkitan Doktrin Monroe picu ketegangan global dan protes domestik.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
PENGAJAR Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera Gita Putri Damayana menilai revisi Undang-Undang TNI (UU TNI) menghadapi krisis mendasar dari sisi kualitas penyusunan naskah akademik.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Kremlin sebut Uni Eropa inkompeten dan tolak dialog dengan Kaja Kallas terkait perang Ukraina. Moskow pilih jalur komunikasi langsung dengan AS tanpa melibatkan UE.
Perundingan damai Ukraina-Rusia di Abu Dhabi, Emirat Arab, berakhir tanpa kesepakatan di tengah serangan masif rudal Rusia ke Kyiv yang memutus listrik 1,2 juta rumah warga.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Serangan besar Rusia menghantam Kyiv dan Kharkiv, menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 23 lainnya. Serangan drone dan rudal terjadi di tengah upaya diplomasi damai.
Jet tempur Jepang cegat pengebom nuklir Rusia Tu-95MS di Laut Jepang. Ketegangan meningkat di tengah sengketa Kepulauan Kuril dan penguatan aliansi militer AS-Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved