Rabu 28 Desember 2022, 09:27 WIB

Kim Jong-un Bertekad Tingkatkan Kekuatan Militer Korea Utara

Cahya Mulyana | Internasional
 

PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong-un mengumumkan rencana baru untuk pertahanan negaranya di 2023.

Kim meminta persetujuan Partai Buruh untuk penambahan kekuatan senjata dan diplomatik.

Dia menjelaskan alasan di baliknya untuk mengantisipasi serangan musuh. Kim menilai Pyongyang harus mempersiapkan kekuatan untuk menghadapi situasi terburuk.

Pada hari kedua pertemuan itu Kim dengan petinggi Partai Buruh, Rabu (28/12), Kim menjelaskan situasi menantang yang baru di Semenanjung Korea dan geopolitik.

Menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) Kim juga menetapkan arah untuk perjuangan anti-musuh dan tujuan untuk memperkuat pertahanan diri pada 2023.

Baca juga: Lagi, Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Laut Lepas Pantai Timur

“Dia merinci prinsip-prinsip urusan luar negeri dan arah perjuangan melawan musuh yang harus dipatuhi oleh partai dan pemerintah kita secara menyeluruh untuk melindungi hak kedaulatan dan membela kepentingan nasional,” lapor KCNA.

Tujuan inti baru untuk memperkuat kemampuan pertahanan Korea Utara yang akan direalisasikan pada 2023. Perencanaan ini telah mempertimbangkan berbagai fluktuasi situasi politik.

KCNA tidak memberikan perincian tentang tujuan pertahanan Korea Utara. Tetapi pernyataan Kim menunjukkan dia dapat terus mempercepat dan memperluas kemampuan militer negara itu.

Pertemuan tingkat tinggi di Pyongyang diadakan di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea setelah satu tahun uji coba senjata Korea Utara yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Latihan militer besar-besaran antara pasukan Korea Selatan dan Amerika Serikat, dan drone Korea Utara menyeberang ke Korea Selatan. Seoul mengerahkan jet tempur dan helikopter namun gagal menghancurkan drone yang dikirim Pyongyang tersebut.

Tahun ini Pyongyang meluncurkan sejumlah rudal balistik. Itu bagian dari pengembangan senjata strategis lima tahun yang ditetapkan di kongres Partai Buruh pada awal 2021.

Daftar senjata yang akan dikembangkan di bawah rencana tersebut termasuk senjata nuklir taktis, rudal balistik antarbenua baru, hulu ledak hipersonik, kapal selam bertenaga nuklir, dan satelit pengintaian militer.

Selama pertemuan pleno, Kim juga menunjukkan serangkaian kekurangan di bidang sains, pendidikan dan kesehatan. Masalah ekonomi sorotan utama Kim karena gagal mengendalikan covid-19. (Aljazeera/Cah/OL-09)

Baca Juga

AFP

Ancaman Korut Meningkat, AS dan Korsel Perkuat Kerja Sama Keamanan

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 31 Januari 2023, 21:56 WIB
Amerika Serikat dan Korea Selatan sepakat untuk memperluas latihan militer bersama dan kerja sama keamanan, di tengah ancaman nuklir dari...
AFP

Mayoritas Korban Bom Bunuh Diri di Pakistan Anggota Kepolisian

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 31 Januari 2023, 21:42 WIB
Hingga saat ini, jumlah korban tewas akibat serangan bom bunuh diri di wilayah Peshawar, Pakistan, mencapai 89 orang. Adapun 150 orang...
AFP/Noel CELIS

Tiongkok Yakin Pandemi Segera Berakhir

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 31 Januari 2023, 14:34 WIB
Otoritas kesehatan Tiongkok merasa yakin pandemi covid-19 segera berakhir seiring dengan jumlah kasus positif dan kematian yang terus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya