Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pemimpin Asia-Pasifik membuat deklarasi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Bangkok, Thailand, menyerukan diakhirinya invasi Rusia di Ukraina. Mereka juga mengutuk dampaknya terhadap ekonomi global.
Pernyataan final KTT APEC menggarisbawahi isu penderitaan manusia yang luar biasa yang disebabkan oleh perang dan konsekuensi signifikan bagi ekonomi global, termasuk kenaikan inflasi.
Dampak berikutnya kerawanan pangan dan energi serta gangguan rantai pasokan.
Baca juga : Media Tiongkok Silang Pendapat soal Kebenaran Perang Ukraina-Rusia
APEC memiliki 21 anggota termasuk Rusia dan Tiongkok. Beijing menahan diri dari kritik terhadap Moskow atas perang di Ukraina.
Pernyataan APEC itu senada dengan deklarasi KTT G20 pekan lalu di Bali, Indonesia yang juga mengecam perang tersebut. Para pemimpin APEC menyatakan forum ini bukan menyelesaikan masalah keamanan.
"Namun masalah keamanan dapat memiliki konsekuensi yang signifikan bagi ekonomi global. Ada pandangan lain dan penilaian berbeda terhadap situasi dan sanksi,” ungkap deklarasi itu.
Baca juga : Pengamat: Rusia Ditekan Barat dan Dimanfaatkan Tiongkok
Di tengah ketegangan antara Rusia dan Barat, Presiden Rusia Vladimir Putin tidak menghadiri KTT G20 maupun APEC.
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov pergi ke Bali untuk mengikuti KTT G29 sementara Wakil Perdana Menteri Rusia, Andrei Belousov ke Bangkok.
Di sela-sela acara itu, Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Kamala Harris berdialog singkat dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping dan mengatakan bahwa dia memandang pertemuan bilateral di Bali dengan Presiden Joe Biden membawa dampak yang baik.
Baca juga : Terungkap, Xi tak Dukung Putin Invasi Ukraina
"Xi mengatakan pertemuan itu awal menuju tahap selanjutnya dalam hubungan antara kedua negara," ucap Harris.
Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-ocha mendesak para pemimpin blok untuk mendorong agenda APEC dalam mempromosikan perdagangan bebas di kawasan Pasifik. “Kita harus memprioritaskan mewujudkan rencana ini menjadi tindakan,” kata Prayuth.
KTT yang berlangsung selama seminggu terakhir ini memberi para pemimpin kesempatan untuk pertemuan tatap muka yang jarang terjadi dalam dua tahun terakhir karena pandemi covid-19. KTT G20 maupun APEC telah menghasilkan kutukan untuk perang di Ukraina.
APEC terdiri dari Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Cile, Tiongkok, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua Nugini, Peru, Filipina, Rusia, Singapura, Taiwan, Thailand, As dan Vietnam. Gelaran berikutnya akan dilakukan di AS tepatnya tahun depan di San Francisco. (Aljazeera/Cah/OL-09)
Pemerintah Rusia menegaskan akan terus melanjutkan perang di Ukraina hingga seluruh target militernya tercapai.
Nama pejabat dimaksud tidak disebutkan karena mereka tidak mendapat wewenang membahas rencana tersebut.
Dekrit tersebut akan memungkinkan Maduro memobilisasi angkatan bersenjata di seluruh negeri dan memberikan wewenang militer atas layanan publik dan industri minyak.
Korea Utara kembali melontarkan kecaman terhadap latihan militer gabungan Amerika Serikat dan Korea Selatan yang tengah berlangsung.
UKRAINA telah meminta warganya untuk meninggalkan Kota Kupiansk dan tiga daerah lainnya di wilayah timur laut Kharkiv.
Ukraina menolak usulan perdamaian Presiden Rusia Vladimir Putin dalam beberapa jam setelah ditawarkan, dengan alasan tidak ada 'usulan perdamaian' baru dari Moskow.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved