Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu berpeluang besar kembali berkuasa. Hasil exit poll pemilihan umum menunjukkan blok sayap kanan meraih kemenangan dengan perolehan suara mayoritas dengan 62 kursi parlemen.
"Ini awal yang baik," kata Netanyahu.
Netanyahu merupakan PM Israel paling lama. Karirnya usai setelah diadili atas tuduhan korupsi dan digulingkan oleh kompetitornya, Yasir Lapid.
Rekor pemerintahan Netanyahu selama 12 tahun berturut-turut berakhir pada Juni 2021 ketika Yair Lapid yang berhaluan tengah dan mitra koalisinya Naftali Bennett berhasil menyatukan aliansi yang mencakup partai Arab untuk pertama kalinya.
Kini dia kembali dan siap mengambil 62 dari 120 kursi parlemen Knesset. Hasil akhir pemilu Israel diperkirakan muncul di akhir pekan ini. Menjelang pengumuman resmi, partai Likud milik Netanyahu memperingatkan mengenai kemungkinan adanya upaya memalsukan hasil.
Pemilu kelima Israel dalam kurun waktu kurang dari empat tahun ini membuat jengkel banyak masyarakat. Meskipun demikian jumlah pemilih tetap dilaporkan berada di tingkat tertinggi sejak 1999.
Masa kampanye pemilu kali ini diguncang pemukim Tepi Barat Itamar Ben-Gvir dan daftar Zionisme Agama ultra-nasionalisnya, yang kini siap menjadi partai terbesar ketiga di parlemen.
Keamanan di jalan-jalan dan melonjaknya harga menduduki puncak daftar kekhawatiran pemilih dalam kampanye pemilu kali ini, yang dipicu pembelotan dari koalisi partai sayap kanan, liberal dan Arab yang dipimpin PM Lapid.
Kubu Lapid siap untuk mengambil 54-55 kursi, menjadikannya partai terbesar kedua di parlemen, menurut beberapa jajak pendapat.
Lapid berkampanye tentang pengelolaan ekonomi serta kemajuan diplomatik dengan sejumlah negara, termasuk Lebanon dan Turki. Tapi itu tidak cukup untuk menghentikan pergerakan sayap kanan.
Sejauh ini, Komite Pemilu Pusat Israel mengatakan tidak menemukan tanda-tanda manipulasi, dan mengatakan tidak ada dasar kuat mengenai rumor dugaan kecurangan. (The New Daily/OL-13)
Baca Juga: Netanyahu Kembali Mencalonkan Diri Sebagai Perdana Menteri
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
WACANA penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu nasional dinilai tidak bisa dipandang sekadar sebagai persoalan teknologi.
Pemerintah tengah mengkaji penerapan elektronik voting atau e-voting dalam pemilu. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan penerapannya tidak bisa tergesa-gesa.
Secara konstitusional, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD sama-sama dikategorikan sebagai proses yang demokratis.
Kodifikasi ini bertujuan menyatukan beberapa undang-undang yang selama ini terpisah menjadi satu payung hukum yang utuh.
Mada menjelaskan, musyawarah/mufakat hanya bermakna demokratis apabila memenuhi syarat deliberasi, yakni adanya pertukaran gagasan secara setara dan terbuka.
Afrika Selatan usir utusan Israel Ariel Seidman atas tuduhan penghinaan kedaulatan. Israel membalas dengan mengusir diplomat Afsel Shaun Byneveldt dalam 72 jam.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
Serangan Israel yang membabi buta terhadap lembaga-lembaga UNRWA di Palestina mengancam penghentian tugas kemanusiaan mereka bagi sebagian besar warga Palestina.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Mahkamah Agung Israel menunda putusan petisi FPA. Zionis bersikeras melarang jurnalis asing masuk Gaza dengan alasan keamanan meski perang sudah berjalan dua tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved