Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
KONTESTASI kepemimpinan untuk memilih Ketua Partai Konservatif Inggris (Tory) sekaligus perdana menteri berlanjut.
Dua tokoh yang diyakini akan maju sebagai kandidat, Rishi Sunak dan Boris Johnson, telah bertemu tatap muka.
Mantan Menteri Keuangan Inggris, Rishi Sunak memegang keunggulan awal karena dirinya sudah mengamankan dukungan dari setidaknya 100 anggota parlemen Tory.
Sementara Johnson, eks Perdana Menteri (PM) Inggris, dikabarkan juga memiliki cukup dukungan untuk masuk ke kontes kepemimpinan.
Sunak dan Johnson dikabarkan bertemu terkait rencana pengumuman resmi pencalonan diri mereka dalam kontes kepemimpinan.
Sejauh ini, tokoh yang baru mengumumkan pencalonannya secara resmi adalah Ketua Dewan Majelis Rendah House of Commons Penny Mordaunt.
Baca juga: Boris Johnson Berpeluang Kembali Jadi Perdana Menteri Inggris
Johnson mendarat di London setelah memutuskan mengakhiri liburannya di Karibia. Setibanya di London, Johnson langsung menemui Sunak yang keduanya pernah bekerja bersama di pemerintahan sebelumnya.
Situasi politik Inggris saat ini merupakan imbas dari pengunduran diri Liz Truss dari posisi PM Inggris.
Truss mengundurkan diri di saat menjabat posisi tersebut selama 45 hari, yang menjadikan dirinya sebagai PM Inggris dengan masa jabatan terpendek.
Menurut laporan Sunday Telegraph, Johnson dan Sunak bertemu untuk mendiskusikan kesepakatan tiket maju gabungan untuk menghindari terjadinya perang sipil di kalangan Tory.
Lee Anderson, salah satu anggota Tory, mengunggah foto di Johnson di Facebook dan mengaku mendukung mantan PM Inggris tersebut setelah "berbicara panjang mengenai masa lalu dan masa kini."
Priti Patel, mantan menteri dalam negeri Inggris, juga telah mengungkapkan dukungannya untuk Johnson.
Seorang tokoh yang ingin masuk kontes kepemimpinan ini harus mendapat dukungan dari setidaknya 100 anggota parlemen Tory.
Jumlah maksimal kandidat yang dimungkinkan adalah tiga, karena total anggota parlemen Tory saat ini berada di angka 357.
Melihat situasi saat ini, ada kemungkinan tiga kandidat yang akan maju adalah Penny Mordaunt, Rishi Sunak dan Boris Johnson.
Berbeda dari Rishi Sunak dan Boris Johnson, Penny Mordaunt adalah wajah baru yang relatif bersih dan memiliki rekam jejak yang cukup baik belakangan ini. (AFP/Cah/OL-09)
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Pemerintah AS menginginkan Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Australia, Kanada, yordania, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksi empat kali lipat.
Patrick Vallance mengatakan Johnson, yang saat pandemi menjabat sebagai perdana menteri Inggris, kerap kesulitan membaca data ilmiah yang diberikan kepadanya.
Pekan lalu, Karim Khan, pengacara Inggris yang merupakan kepala jaksa ICC, menyatakan ICC memiliki yurisdiksi atas semua kejahatan yang dilakukan di wilayah negara Palestina.
Penyelidikan itu digelar untuk menilai performa pemerintah Inggris dalam menanggapi pandemi covid-19 yang menewaskan hampir 130 ribu orang di Inggris.
Anggota Parlemen Inggris menyetujui laporan mengecam mantan PM Inggris Boris Jonson yang melanggar lockdown Covid.
Mantan PM Inggris Boris Johnson dengan marah mengundurkan diri sebagai anggota parlemen.
Jauh sebelum Putin memerintahkan pasukan Kremlin menginvasi ke Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved