Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TURKI menyatakan beberapa negara Barat dan NATO mengambil untung dari perang di Ukraina. Bahkan mereka mendorong konflik ini berkepanjangan.
"Ada negara-negara di Barat yang ingin perang berlanjut, dengan negara-negara anggota NATO di antara mereka. Maksud saya tidak hanya Amerika Serikat tetapi juga negara-negara anggota NATO," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Mevlut Cavusoglu.
Ia mengatakan sejumlah negara NATO menginginkan konflik di Ukraina terus berlanjut. Terdapat juga sejumlah negara yang berupaya menyabotase kesepakatan gandum.
"Namun ini bukan AS (Amerika Serikat). AS berkontribusi (pada kesimpulan kesepakatan biji-bijian) termasuk mencabut pembatasan ekspor pupuk Rusia, membuka blokir pelabuhan dan (mencabut pembatasan) pada operasi perbankan," ujarnya.
"Namun ada juga negara-negara Eropa yang ingin menyabotase ini. Kami tidak kehilangan harapan dan melanjutkan upaya kami," imbuhnya.
Baca juga: Kapal Gandum Pertama dari Ukraina Tiba di Turki
Enam bulan sudah invasi Rusia ke Ukraina berlangsung sejak dimulai pada 24 Februari. Pasukan Rusia terus melancarkan serangan-serangannya di Ukraina.
Dalam serangan rudal terbaru yang dilakukan Rusia di Ukraina, 22 orang tewas menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Serangan rudal itu menghantam Stasiun Kereta Api Chaplyne di Oblast Dnipropetrovsk, Ukraina.
"Chaplyne adalah penderitaan kita hari ini. Sampai saat ini, ada 22 tewas, lima di antaranya terbakar di dalam mobil, seorang remaja meninggal, dia berusia 11 tahun, sebuah roket Rusia menghancurkan rumahnya," kata Zelensky.(TASS/OL-5)
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kremlin pastikan Rusia absen dari pertemuan perdana Board of Peace di Washington pada 19 Februari. Moskow masih pelajari urgensi badan pengelola Gaza tersebut.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Fenomena lithospheric dripping ini juga memperlihatkan suatu hubungan menarik antara pengangkatan dataran tinggi dan penurunan cekungan di area yang sama.
Penghentian penyelidikan antidumping oleh Turki menjadi penegasan atas meningkatnya kredibilitas produk baja nirkarat Indonesia di pasar internasional.
Posisi Turki sangat strategis sebagai lokasi belajar bagi pemuda dunia. Menurutnya, negara tersebut merupakan laboratorium hidup di mana peradaban bertemu dan berkolaborasi secara nyata.
Presiden Donald Trump umumkan tarif impor 25% bagi negara mana pun yang berbisnis dengan Iran. Langkah ini diambil di tengah wacana opsi militer AS ke Teheran.
Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, membahas situasi Gaza dan rencana Pasukan Stabilisasi Internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved