Jumat 19 Agustus 2022, 13:26 WIB

Antisipasi Serangan NATO, Militer Rusia Perkuat Pertahanan di Kaliningrad

Cahya Mulyana | Internasional
 

MILITER Rusia mengerahkan tiga pesawat tempur jenis MiG-31, yang dipersenjatai dengan rudal hipersonik ke wilayah Kaliningrad. Upaya ini sebagai bagian pencegahan serangan NATO.

Kaliningrad berada di dekat negara-negara anggota Uni Eropa dan aset NATO. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan tiga pesawat tempur MiG-31 dipersenjatai rudal hipersonik Kinzhal.

Ketiganya telah tiba di pangkalan udara Chkalovsk sebagai bagian dari langkah-langkah tambahan pencegahan strategis dan akan ditempatkan pada tugas tempur sepanjang waktu.

Sebuah video yang dirilis oleh kementerian tersebut pada Kamis (17/8), menunjukkan para prajurit Rusia tiba di pangkalan itu tanpa membawa rudal.

Pengerahan rudal Kinzhal dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Barat atas invasi Rusia yang sedang berlangsung ke Ukraina, yang mendekati bulan keenam. Eksklave Rusia yang terletak di antara Polandia dan Lithuania di pantai Baltik berada di garis depan Moskow untuk melawan kebijakan NATO.

Baca juga: PBB Minta Rusia Tinggalkan PLTN Zaporizhzhia

Moskow mengecam keras pengiriman senjata Barat ke Ukraina, menuduh Amerika Serikat (AS) dan sekutunya memicu konflik.

Pada gilirannya. militer Rusia mengatakan Kinzhal memiliki jangkauan hingga 2.000 km (sekitar 1.250 mil) dan terbang dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang meresmikan rudal Kinzhal pada 2018, menyebutnya sebagai senjata ideal yang sangat sulit dicegat. Kaliningrad menjadi titik konflik pada Juni lalu setelah Lithuania membatasi transit barang ke wilayah tersebut.

Uni Eropa meminta Lithuania harus mengizinkan barang-barang Rusia untuk transit dengan pengecualian senjata.

Kaliningrad merupakan negara bagian paling barat Rusia yang sempat dikuasai Jerman sampai akhir Perang Dunia II dan diberikan kepada Uni Soviet pada Konferensi Potsdam pada1945.

Daerah ini memiliki sekitar satu juta penduduk keturunan Rusia, Ukraina, Polandia, dan Lituania. Rusia menempatkan sekitar 9.000 hingga 200.000 personel militer.

Kementerian Pertahanan Finlandia mengatakan bahwa dua jet MiG-31 Rusia diduga melanggar wilayah udaranya di dekat kota Porvoo, di Teluk Finlandia 150 km (sekitar 90 mil) dari Rusia.(Aljazeera/Cah/OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Indonesia Siap Nahkodai ASEAN Maju dan Damai

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 26 November 2022, 13:41 WIB
"Indonesia menginginkan agar ASEAN tetap penting dan relevan. Indonesia juga ingin kawasan Asia Tenggara tetap menjadi pusat...
AFP/YURIY DYACHYSHYN

Ukraina Keluhkan Krisis Energi

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 26 November 2022, 10:43 WIB
"Sampai malam ini, pemadaman listrik berlanjut di sebagian besar wilayah (Ukraina) dan di Kyiv. Secara total, lebih dari enam juta...
ANTARA/Maha Eka Swasta

Kemenlu Sebut tidak Ada WNI jadi Korban Banjir Jeddah

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 November 2022, 06:53 WIB
"Hingga saat ini tidak ada WNI yang dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya