Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 15 warga Ukraina tewas dan puluhan lainnya terkubur reruntuhan bangunan yang hancur diserang roket tipe Uragan milik Rusia. Kremlin menyerang sebuah blok apartemen lima lantai itu yang berada di Donetsk.
Sejumlah pejabat Ukraina mengatakan serangan itu terjadi pada Minggu (10/7). Mereka juga melaporkan prajuritnya baku tembak dengan pasukan Rusia di wilayah timur dan selatan Donetsk.
Sementara pasukan Rusia mengklaim telah menggempur beberapa hangar militer Ukraina yang menyimpan artileri buatan Amerika Serikat (AS) di dekat Kostyantynivka di Donetsk.
Gubernur Donetsk Pavlo Kyrylenko mengatakan bahwa serangan terhadap apartemen lima lantai di wilayahnya ini terjadi pada Sabtu (9/7) malam. Lokasi tepatnya di Kota Chasiv Yar.
Otoritas setempat mencatat korban meninggal dari serangan tersebut mencapai 15 orang dan 24 lainnya terperangkap di balik reruntuhan bangunan.
"Kami berlari ke arah ruangan bawah tanah. Ada tiga serangan, yang pertama mungkin menghantam area dapur," kata seorang warga lokal Ludmilla.
Baca juga: AS-Israel Tekan Sekutu Arab Bangun Pertahanan Udara Lawan Iran
"Serangan kedua saya tidak begitu mengingatnya. Kami hanya fokus berlari ke ruang bawah tanah. Kami duduk di sana sepanjang malam hingga pagi ini," lanjut dia.
Seorang penyintas lainnya bernama Venera mengaku sempat ingin menyelamatkan dua anak kucingnya saat serangan terjadi. "Saya terlempar ke arah kamar mandi. Situasinya benar-benar kacau. Semua orang berlumuran darah," ungkapnya sambil menangis.
"Saat saya meninggalkan kamar mandi, ruangan apartemen sudah penuh dengan reruntuhan. Tiga lantai di atas roboh. Saya tidak menemukan anak kucing saya di sana," sambungnya.
Kyrylenko menuliskan via Telegram bahwa petugas di Chasiv Yar telah menyingkirkan hampir 99 ton reruntuhan. Operasi penyelamatan terus berlangsung untuk mengevakuasi korban yang masih terperangkap reruntuhan.
Kepala Staf Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Andriy Yermak, mengatakan di Telegram bahwa gempuran tersebut merupakan serangan teroris. Rusia disebutnya perlu dinyatakan sebagai negara pendukung terorisme. (Irish Examiner/S-2)
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai Rusia tidak menunjukkan itikad untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Kecemasan akan aksi militer sudah berbulan-bulan menghantui warga Venezuela sejak Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump mengerahkan armada laut besar ke Karibia.
Peta diplomasi penyelesaian konflik Ukraina-Rusia semakin rumit, dengan Eropa ingin terlibat, Amerika Serikat ingin memimpin, dan Rusia mencari legitimasi.
Protes yang diselenggarakan oleh partai Sahra Wagenknecht Alliance Reason and Justice (BSW) tersebut berlangsung di Gerbang Brandenburg.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Kepala Negara mengingatkan bahwa meskipun Indonesia tidak menyukai perang, realitas menunjukkan konflik bersenjata terjadi di berbagai belahan dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved