Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Palestina Mahmud Abbas berbicara lewat telepon dengan Perdana Menteri Israel Yair Lapid. Ini setelah pertemuan langka Abbas dengan menteri pertahanan negara Yahudi itu, Jumat (8/7), beberapa hari menjelang kunjungan regional Presiden AS Joe Biden.
Panggilan telepon antara Abbas dan Perdana Menteri Yair Lapid terjadi pada Jumat pagi, menurut pernyataan oleh kantor perdana menteri. Ini merupakan percakapan pertama antara kedua pemimpin sejak Lapid mengambil alih dari Naftali Bennett pekan lalu.
"Keduanya berbicara tentang kelanjutan kerja sama dan kebutuhan untuk memastikan ketenangan dan ketentraman," kata kantor Lapid. Panggilan telepon itu terjadi tak lama setelah pertemuan langka antara Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz dan Abbas di Ramallah, markas besar Otoritas Palestina di Tepi Barat yang diduduki, enam bulan setelah kedua pejabat itu terakhir mengadakan pembicaraan di Israel.
Baca juga: Israel Minta Saudi Izinkan Penerbangan Haji Langsung dari Tel Aviv
Gantz melakukan perjalanan ke Ramallah untuk menandai hari raya Iduladha bagi umat Islam. Pertemuan itu, "Membahas keamanan dan koordinasi sipil menjelang kunjungan Presiden AS Biden ke Israel," kata kantor Gantz dalam pernyataan singkat.
Pertemuan itu terjadi kurang dari seminggu sebelum kunjungan Biden sebagai bagian dari tur Timur Tengah pertamanya sebagai presiden AS. Abbas menekankan pentingnya menciptakan cakrawala politik antara Israel dan Palestina dan, "Kebutuhan untuk menciptakan suasana (positif) sebelum kunjungan Presiden Biden," kata kantor berita resmi Palestina WAFA.
"Pertemuan itu dilakukan secara positif," kata kantor Gantz. "Para pihak membahas tantangan sipil dan keamanan regional (dan) sepakat untuk melanjutkan koordinasi keamanan dan untuk menghindari kegiatan yang dapat menyebabkan ketidakstabilan."
Baca juga: Presiden Palestina Bertemu Menhan Israel Jelang Lawatan Biden
Abbas dan Gantz, mantan kepala staf militer yang mengepalai partai Biru dan Putih berhaluan tengah, bertemu pada Desember di Israel. Ini memicu perdebatan sengit di kalangan politik Israel.
Pendahulu Lapid, Bennett, menolak untuk bertemu dengan Abbas. Biden akan mengunjungi Israel dan Tepi Barat yang diduduki dari 13 hingga 15 Juli, dan berencana mengadakan pembicaraan dengan Lapid dan Abbas sebelum menuju ke Arab Saudi. Setelah kunjungan ke Paris minggu ini dan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Lapid mengatakan dia tidak mengesampingkan pertemuan dengan Abbas, tetapi mengatakan itu bukan prioritas menjelang pemilihan Israel pada 1 November. (AFP/OL-14)
PEMERINTAH Jepang membuka peluang untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel
Swis resmi bekukan ekspor senjata baru ke AS demi jaga netralitas di tengah perang Iran. Bern juga tutup ruang udara bagi penerbangan militer Washington ke Timur Tengah.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
PEMERINTAH Jepang membuka peluang untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Israel dinilai melanggar Pasal 13 terkait perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play, serta Pasal 15 mengenai diskriminasi dan pelecehan rasis dalam Aturan Disiplin FIFA (FDC).
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Ia memperingatkan ambisi Israel menggulingkan pemerintahan Iran akan memerlukan kampanye darat berkepanjangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved