Senin 04 Juli 2022, 23:05 WIB

Terungkap Pejabat IRGC Tempatkan Pertahanan Udara Iran di Suriah

Mediaindonesia.com | Internasional
Terungkap Pejabat IRGC Tempatkan Pertahanan Udara Iran di Suriah

AFP.
Warga Iran membawa potret Kepala IRGC Qasem Soleimani yang terbunuh oleh Amerika Serikat.

 

BRIGADIR Jenderal Fereydoun Mohammadi Saghaei diidentifikasi sebagai pejabat Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) yang bertugas menyebarkan sistem pertahanan udara Iran yang canggih di Suriah dan Libanon. Ini menurut seorang analis intelijen Israel independen, Ronen Solomon, yang menjalankan blog Intelli Times sebagaimana dilansir The Jerusalem Post.

Saghaei menjabat sebagai wakil koordinator Angkatan Dirgantara IRGC. Identifikasinya sebagai pejabat IRGC yang bertugas menyebarkan pertahanan udara Iran di Suriah pertama kali diisyaratkan dalam laporan oleh al-Arabiya pada Jumat (1/7). Solomon mengklarifikasi bahwa nama yang mereka laporkan pada saat itu (Faird Muhammad Thaqa'i) sedikit salah. 

Solomon mengatakan dia dapat mengonfirmasi laporan dan nama yang benar dari pejabat IRGC dengan sumber-sumber intelijen Barat. Menurut laporan al-Arabiya itu, Saghaei telah mengunjungi Damaskus beberapa kali di masa lalu untuk mempromosikan upaya membawa pertahanan udara Iran ke negara itu. 

Baca juga: Iran Bersumpah Dukung Suriah Lawan Israel

Sumber intelijen Barat mengatakan kepada al-Arabiya bahwa Israel mengetahui proyek tersebut dan bertekad untuk mencegah pembentukan jaringan pertahanan udara Iran di Suriah. Dalam wawancara pada 2020, Saghaei menyatakan selama latihan pertahanan udara bahwa Angkatan Udara IRGC, "Memiliki serangkaian kemampuan mengejutkan untuk menghadapi musuh." Ia menambahkan bahwa musuh akan melihat kekuatan mengejutkan kita ketika mereka membutuhkannya.

Media berbahasa Arab melaporkan pada akhir pekan bahwa ada dugaan serangan udara Israel yang menargetkan situs di selatan Tartus pada Sabtu (2/7) pagi ditujukan untuk menyerang sistem pertahanan udara Iran yang telah dikerahkan di daerah itu, hanya sehari setelah laporan al-Arabiya diterbitkan. Daerah yang terkena terletak tepat di utara perbatasan antara Libanon dan Suriah.

Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa serangan udara itu hanya mengenai peternakan unggas di daerah itu dan melukai dua warga sipil.

Baca juga: Iran Kutuk Serangan Israel di Suriah Lukai Warga Sipil

Pada Maret, The Jerusalem Post melaporkan bahwa Iran telah menggunakan baterai pertahanan udara canggih yang dikerahkannya di Suriah terhadap pesawat-pesawat Israel yang melakukan serangan udara di negara itu. Sistem itu dikerahkan ke Suriah tahun lalu.

Pada 2020, Menteri Pertahanan Suriah Ali Abdullah Ayyoub dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran Mohammad Bagheri menandatangani perjanjian kerja sama militer, termasuk komitmen Iran untuk memperkuat sistem pertahanan udara Suriah. (OL-14)

Baca Juga

DOK.KEMENLU

Kemenlu Kembali Pulangkan 14 WNI Korban Penipuan dari Kamboja

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 21:45 WIB
Proses pemulangan tersebut merupakan tindak lanjut hasil pertemuan Menlu RI dengan Mendagri Kamboja dan Kepala Kepolisian Kamboja pekan...
AFP/Mohammed Abed.

Konflik Mematikan Palestina dan Israel sejak 2014

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 21:33 WIB
Menyusul gejolak pertempuran terburuk di Gaza sejak perang 11 hari tahun lalu, berikut ini tinjauan kembali pada konflik mematikan...
AFP/Mohammed Abed.

Israel Runtuhkan Rumah Warga Palestina Diduga Membunuh dengan Kapak

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 19:59 WIB
Israel menghancurkan rumah dua pemuda Palestina di Tepi Barat yang diduduki pada Senin (8/8). Keduanya dicurigai melakukan serangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya