Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PETUGAS pemadam kebakaran terus melakukan pencarian di pusat perbelanjaan Amstor yang berada di tengah Kota Kremenchuk, Ukraina.
Otoritas setempat mengatakan, 36 orang hilang setelah rudal Rusia menyerang bangunan tersebut dan menewaskan 18 orang.
Di wilayah Dnipropetrovsk, gubernur setempat mengatakan tim evakuasi mencari warga yang terjebak di antara puing-puing bangunan. Ia menuduh serangan dilancarkan negara musuh, Rusia.
Pihak Ukraina menduga Rusia menargetkan pembunuhan warga sipil di Kremenchuk. Namun, hal ini dibantah Moskow yang mengatakan, tujuan mereka adalah depot senjata terdekat, dan mengklaim gedung pusat belanja itu kosong.
Baca juga: Kunjungi Ukraina dan Rusia, Indonesia Buka Jalan Rekonsiliasi
Gubernur Regional Dnipropetrovsk, Valentyn Reznychenko, mengatakan Rusia menembakkan enam rudal, tiga di antaranya ditembak jatuh. Infrastruktur kereta api dan perusahaan industri dihancurkan.
Serangan di Kremenchuk memicu gelombang kecaman global. Kerabat yang hilang berbaris di sebuah hotel di seberang jalan dari reruntuhan pusat perbelanjaan itu. Aksi ini di tengah tim evakuasi berjibaku membersihkan puing-puing bangunan.
Orang dewasa dan anak-anak yang beberapa di antara mereka menangis, menyalakan lilin dan meletakkan bunga sebagai penghormatan kepada kerabat yang meninggal dunia.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan misilnya mengenai gudang senjata terdekat yang menyimpan senjata yang dikirim blok Barat. Ledakan itu menyebabkan kobaran api yang menyebar ke gedung terdekat termasuk mal.
Rusia menggambarkan pusat perbelanjaan itu tidak terpakai dan kosong. Namun hal itu dibantah oleh kerabat korban tewas dan hilang, serta puluhan korban selamat yang terluka.
Ludmyla Mykhailets mengatakna, ia sedang belanja di sana bersama suaminya ketika serangan dilancarakan.
"Saya serasa terbang dan serpihan bangunan menghantam seluruh tubuh saya," katanya sembari dalam perawatan di rumah sakit.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Moskow sebagai negara teroris. Namun Rusia tetap membantah sengaja menargetkan warga sipil dalam perang yang telah menewaskan ribuan orang dan mengusir jutaan orang dari rumah mereka. (AFP/Cah/OL-09)
IRAN membantah keras keterlibatan dalam serangan 4.000 rudal terhadap pangkalan militer Inggris di Diego Garcia, Minggu (22/3) waktu setempat.
Ketegangan di Teluk Persia memuncak. Ras Laffan Qatar dihantam rudal, sementara Arab Saudi cegat serangan drone dan rudal balistik menuju Riyadh.
Iran menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran telah melancarkan serangan terhadap sejumlah lokasi yang diduga menjadi markas komandan Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan itu disertai dengan rekaman yang menurut militer menunjukkan serangan yang bertujuan untuk menghancurkan apa yang mereka sebut sebagai sistem pertahanan udara.
Insiden itu terjadi di Bnei Brak, tepat di sebelah timur Tel Aviv, dan kota Rosh HaAyin, lebih jauh ke timur.
Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
Rusia disebut menawarkan penghentian bantuan intelijen kepada Iran dengan syarat Amerika Serikat (AS) menghentikan dukungan intelijen kepada Ukraina.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved