Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
AMNESTY International, Senin (13/6), menuding Rusia melakukan kejahatan perang di Ukraina dengan mengatakan serangan ke Kharkiv, menggunakan bom tandan yang dilarang, telah menewaskan ratusan warga sipil.
"Pengemboman berulang kali ke komplek perumahan di Khakiv adalah serangan yang tidak dibenarkan yang menewaskan dan melukai ratusan warga sipil. Itu bisa dipandang sebagai kejahatan perang," ujar Amnesty International itu dalam laporan tentang kota terbesar kedua di Ukraina.
"Kedua serangan ke kota itu dilakukan menggunakan bom tandan serta berbagai rudal dan roket lainnya."
Baca juga: Biden: Bocoran Invasi Rusia tak Digubris Zelenskyy
"Penggunaan senjata peledak secara serampangan di wilayah padat penduduk dengan kesadaran hal itu akan menimbulkan korban besar warga sipil bisa dipandang sebagai serangan dengan sengaja menargetkan warga sipil," lanjutnya.
Amnesty International mengkalim telah menemukan bukti bahwa Kharkiv berulang kali dihantam oleh pasukan Rusia menggunakan bom tandan 9N210 dan 9N235 serta ranjau darat menyebar, semuanya dilarang berdasarkan konvensi internasional.
Bom tandan melepaskan puluhan granat saat berada di udara sehingga menyebar hingga ratusan meter persegi.
Laporan Amnesty International yang diberi judul 'Semua orang bisa mati kapan pun juga', menggambarkan bagaimana pasukan Rusia mulai mengincar kawasan warga sipil di Khakiv di hari pertama invasi pada 24 Februari.
Serangan membabi buta itu Rusia itu telah berlangsung selama dua bulan mengakibatkan kerusakan parah di kota berpenduduk 1,5 juta orang itu.
"Warga terbunuh di rumah mereka dan di jalanan, di taman bermain dan taman pemakaman, saat mengantre untuk mendapatkan bantuan, atau saat berbelanja obat dan makanan," papar Penasehat Senior Tanggapan Krisis Amnesty International Donatella Rovera.
"Penggunaan berulang bom tandan sangat mengejutkan dan menandai diabaikannya nyawa warga sipil."
"Pasukan Rusia yang bertanggung jawab atas serangan itu harus dihukum," lanjutnya.
Pemerintahan Militer Kharkiv mengatakan kepada Amnesty International bahwa 606 warga sipil tewas dan 1,248 lainnya terluka sejak invasi Rusia ke Ukraina. (AFP/OL-1)
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Grossi mengatakan kepada wartawan bahwa IAEA telah menerima informasi tentang insiden tersebut dari Iran dan Rusia.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Rusia perluas kerja sama militer dengan Iran, berikan citra satelit real-time dan teknologi drone Shahed canggih untuk targetkan posisi militer AS.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan pemerintah Indonesia membuka opsi impor minyak mentah (crude) dari Rusia.
Kapal tanker Rusia Arctic Metagaz terombang-ambing tanpa awak setelah serangan drone. Membawa 60.000 ton gas, Italia menyebutnya 'bom waktu'.
Sean Penn tidak hadir saat memenangkan Best Supporting Actor di Oscar 2026. Sang aktor justru tertangkap kamera berada di Kyiv bersama Presiden Zelensky.
Tanpa aliran minyak ini, rantai pasokan global akan terganggu parah. Dengan pasokan yang terbatas dan permintaan yang meningkat, harga kemungkinan akan naik.
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved