Senin 16 Mei 2022, 15:43 WIB

AS Hapus Kelompok Ekstremis Yahudi dan Palestina dari Daftar Teror

Mediaindonesia.com | Internasional
AS Hapus Kelompok Ekstremis Yahudi dan Palestina dari Daftar Teror

MI/Duta.
Ilustrasi.

 

AMERIKA Serikat akan menghapus kelompok ekstremis Yahudi yang terkait dengan mendiang rabi Meir Kahane serta kelompok militan Palestina dari daftar hitam teror setelah bertahun-tahun tanpa kekerasan.

Departemen Luar Negeri menetapkan Kahane Chai sebagai organisasi teroris asing pada 1997, tiga tahun setelah pendukungnya Baruch Goldstein membantai 29 warga Palestina di kota Hebron, Tepi Barat yang diduduki.

Kelompok itu didirikan oleh Kahane, seorang rabi kelahiran AS dan mantan anggota parlemen Israel, yang menganjurkan pengusiran orang Arab dari Israel dan dibunuh di New York pada 1990.

Baca juga: Palestina Kecam Israel Soal Proyek Kereta Gantung Yerusalem

Departemen Luar Negeri memberi tahu Kongres bahwa mereka akan mencabut penunjukan itu yang ditentang di pengadilan oleh kelompok tersebut. "Kahane Chai tidak terkait dengan serangan teroris sejak 2005," kata seorang pejabat, Minggu (16/5). 

Pejabat itu mengatakan Departemen Luar Negeri juga menghapus daftar Dewan Syura Mujahidin di lingkungan Jerusalem, kelompok jihad Palestina yang terkait dengan serangan roket satu dekade lalu. Pencabutan penunjukan tersebut, "Memastikan sanksi terorisme kami tetap berlaku dan kredibel serta tidak mencerminkan perubahan kebijakan apa pun terhadap aktivitas masa lalu salah satu organisasi ini," kata pejabat Departemen Luar Negeri tanpa menyebut nama.

Terlepas dari kurangnya serangan oleh kelompok Kahane Chai, mendiang rabi tetap menjadi pahlawan bagi beberapa orang di ekstrem kanan politik Israel, termasuk anggota parlemen Itamar Ben-Gvir yang menganjurkan pencaplokan Tepi Barat dan menggantung potret Goldstein di rumahnya.

Penunjukan sebagai organisasi teroris asing sangat membatasi kegiatannya di Amerika Serikat, termasuk mengkriminalisasi dukungan keuangan.

Baca juga: Blinken Desak Penyelidikan Kredibel atas Jurnalis Palestina yang Terbunuh

Departemen Luar Negeri mengatakan masih memasukkan kedua kelompok itu ke daftar Teroris Global yang Ditunjuk secara Khusus (Specially Designated Global Terrorist). Ini untuk membantu mendukung kegiatan penegakan hukum. (AFP/OL-14)

Baca Juga

Dok Zayed Award

Pendaftaran Nominator Zayed Award untuk Persaudaraan Manusia 2023 Dibuka

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 12:48 WIB
Panitia Penyelenggara Zayed Award untuk Persaudaraan Manusia 2023 mulai membuka pendaftaram nominator. Pendaftaran event kali keempat ini...
AFP/SHURAN HUANG

Retno Sebut Semua Menlu G20 Cari Solusi bagi Dunia

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 08:58 WIB
"Alhamdulillah per hari ini kita telah mendapatkan konfirmasi melalui saluran diplomatik bahwa semua menteri luar negeri anggota G20...
ANTARA/Muchlis Jr

Presiden Kembali ke Tanah Air dari Abu Dhabi

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 23:35 WIB
Sebelum mengunjungi PEA, Presiden Jokowi mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Elmau,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya