Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Sebelum Hentikan Penembakan Pantai Bondi, Ahmed Berpikir Dirinya akan Tewas

Ferdian Ananda Majni
16/12/2025 12:31
Sebelum Hentikan Penembakan Pantai Bondi, Ahmed Berpikir Dirinya akan Tewas
Pantai Bondi.(Al Jazeera)

MOMEN heroik terekam kamera saat penembakan massal terjadi di Pantai Bondi, Sydney, Australia. Seorang pria nekat melawan pelaku bersenjata api dengan tangan kosong dan berhasil melucuti senjata penyerang.

Pria tersebut diketahui bernama Ahmed Al Ahmed, 43. Dalam insiden itu, Ahmed berani menyergap salah satu pelaku penembakan dan merebut senjata api, tindakan yang dinilai membantu menghentikan kekerasan lebih lanjut dalam peristiwa yang menewaskan sedikitnya 16 orang.

Sebelum bertindak, Ahmed sempat berpikir bahwa keputusannya akan berujung pada kematian. Ia bahkan menyampaikan pesan terakhir kepada keluarganya jika dirinya tidak selamat saat mencoba menghentikan pelaku bersenjata.

Sepupu Ahmed, Jozay Alkanj, mengatakan dirinya berada bersama Ahmed saat insiden terjadi. Keduanya tengah minum kopi di sekitar Pantai Bondi ketika suara tembakan terdengar.

"Dia sangat takut dan berkata saya akan mati," tutur Alkanj.

"Dia berkata, 'Saya akan mati. Tolong temui keluarga saya (dan katakan) bahwa saya akan turun untuk menyelamatkan nyawa orang-orang,'" ujar Alkanj mengisahkan ucapan Ahmed sebelum mendekati pelaku.

Sepupu lain, Mustafa mengatakan bahwa Ahmed merupakan ayah dari dua anak dan tidak memiliki latar belakang atau pengalaman menggunakan senjata api.

Ia menceritakan situasi mencekam saat tembakan terjadi di dekat mereka.

"Itu sangat gila. Kami bersembunyi di balik mobil. Kami melihat orang-orang itu menembak sangat dekat dengan kami," ujarnya.

Ahmed telah menjalani operasi untuk mengeluarkan peluru dan kini dirawat di St George Hospital. Pihak keluarga menyatakan kondisi Ahmed stabil dan tengah menjalani pemulihan.

Ayah Ahmed turut menyampaikan kesaksiannya kepada media di luar rumah sakit. Dalam bahasa Arab, ia memuji tindakan putranya dan menyebut Ahmed dalam kondisi baik sebelum menjalani operasi.

"Dia mengatakan bersyukur kepada Tuhan karena dia mampu melakukan ini, untuk membantu orang-orang tidak bersalah dan menyelamatkan orang-orang dari monster-monster itu, para pembunuh itu," kata ayah Ahmed.

"Dia adalah pahlawan," sebutnya.

Trump dan Netanyahu Puji Aksi Ahmed

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump turut menyampaikan pujian terhadap Ahmed. Trump menyebutnya sebagai orang yang sangat berani.

Trump menyebut penembakan di Pantai Bondi sebagai peristiwa mengerikan dan menyoroti aksi Ahmed yang viral di media sosial.

"Ada seseorang yang sangat, sangat berani, yang bergerak dan menyergap langsung salah satu penembak dan menyelamatkan banyak nyawa," kata Trump dilansir Sydney Morning Herald, Selasa (16/12).

"Orang yang sangat berani ini sekarang berada di rumah sakit, terluka cukup serius. Jadi, rasa hormat yang besar kepada orang yang melakukan hal itu," tambahnya. 

Pujian juga datang dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang menyebut Ahmed sebagai pria Muslim pemberani.

"Kita melihat tindakan seorang pria pemberani, ternyata seorang pria Muslim pemberani dan saya salut kepadanya, menghentikan salah satu teroris ini dari aksi membunuh orang-orang Yahudi yang tidak bersalah," Netanyahu dilansir ABC News, Selasa (16/12).

Apresiasi serupa disampaikan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese yang menegaskan bahwa Ahmed adalah pahlawan sejati dan menyebut rekaman aksinya sebagai adegan paling luar biasa. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik