Rabu 27 April 2022, 10:33 WIB

Putin Sebut Keinginan Damai di Ukraina Dijegal Provokasi Bucha

Cahya Mulyana | Internasional
Putin Sebut Keinginan Damai di Ukraina Dijegal Provokasi Bucha

AFP/VLADIMIR ASTAPKOVICH
Presiden Rusia Vladimir Putin

 

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyampaikan keinginan berdamai dengan Ukraina kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Caranya dengan mendorong perundingan dengan Ukraina terus dilanjutkan.

Putin mengatakan perundingan Rusia dengan Ukraina dapat menemukan kesepakatan yang disetujui kedua pihak. Meskipun tanpa gencatan senjata perundingan harus terus dilakukan.

"Terlepas dari kenyataan bahwa operasi militer sedang berlangsung, kami masih berharap akan dapat mencapai kesepakatan di jalur diplomatik," kata Putin.

Ia juga mengatakan Rusia tidak pernah lari atau mengakhiri perundingan dengan Ukraina. Niat baik Rusia kerap diserang oleh tindakan yang tidak perlu seperti provokasi dari Ukraina dan negara pendukungnya.

"Misalnya provokasi di Bucha, yang tidak ada hubungannya dengan tentara Rusia. Kami tahu siapa yang menyiapkan provokasi ini, dengan cara apa, dan orang macam apa yang mengerjakannya," tuturnya.

Baca juga: Presiden Ukraina Serukan Pertemuan dengan Putin untuk Akhiri Perang

Perundingan Rusia dan Ukraina sempat beberapa kali berlangsung dan terkahir di Turki namun tanpa kesepakatan damai. Padahal Rusia, kata Putin, pengerahan tentara ke Ukraina bertujuan untuk menuntaskan masalah, bukan sebaliknya.

Putin melandaskan invasi untuk membalas kudeta pemerintah Ukraina pro Rusia pada 2014. Dirinya siap menjelaskan kepada dunia faktor-faktor pemicu lain dari agresi ke Ukraina.

Sementara Guterres mendorong Rusia membuka jalur evakuasi untuk warga sipil Ukraina. Juru bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric mengatakan Putin pada prinsipnya setuju dengan PBB dan Komite Internasional Palang Merah untuk terlibat dalam mengevakuasi warga sipil dari pabrik baja Azovstal.

"Pembicaraan lebih lanjut soal itu akan berlangsung antara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan dan Kementerian Pertahanan Rusia," pungkasnya.(Aljazeera/OL-5)

Baca Juga

AFP/PRESIDENTIAL PALACE

Kehadiran Iriana di Ukraina Pertegas Ketulusan Misi Perdamaian Jokowi

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Minggu 03 Juli 2022, 10:50 WIB
“Kehadiran Ibu Iriana, yang memberi bantuan obat-obatan ke rumah sakit di Kiev menjadi simbol fokus upaya...
AFP/Andrew KUTAN

Menteri Luar Negeri Tiongkok Dijadwalkan Hadir pada G20 di Bali

👤Fetry Wuryasti 🕔Minggu 03 Juli 2022, 10:45 WIB
Wakil Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok Dino R Kusnadi dijadwalkan mendampingi lawatan Wang Yi ke Forum G20 di...
AFP/Louai Beshara.

Iran Nilai Serangan Baru Turki di Suriah Kacaukan Kawasan

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 10:30 WIB
Pada Senin, Amir-Abdollahian mengatakan dia memahami perlunya operasi militer baru Turki melawan pemberontak Kurdi yang telah mereka...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya