Rabu 13 April 2022, 08:49 WIB

Biden Tuding Putin Lakukan Genosida di Ukraina

Nur Aivanni | Internasional
Biden Tuding Putin Lakukan Genosida di Ukraina

AFP/Mikhail Klimentyev / SPUTNIK
Presiden Rusia Vladimir Putin

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden, untuk pertama kalinya, Selasa (12/4), menuduh pasukan Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan genosida di Ukraina, saat Rusia mengintensifkan operasinya untuk menaklukkan kota pelabuhan Mariupol.

Tuduhan Biden muncul ketika Moskow - yang telah dituduh oleh Barat melakukan kekejaman yang meluas terhadap warga sipil - dikhawatirkan sedang mempersiapkan serangan besar-besaran di timur Ukraina yang diperingatkan Washington mungkin melibatkan senjata kimia.

"Ya, saya menyebutnya genosida," kata Biden kepada wartawan, beberapa jam setelah menggunakan istilah itu dalam pidatonya di Iowa.

Baca juga: DK PBB Segera Bahas Situasi Kemanusiaan di Ukraina

"Kami akan membiarkan pengacara memutuskan secara internasional apakah itu memenuhi syarat atau tidak, tetapi tampaknya seperti itu bagi saya," kata Biden. "Semakin jelas dan semakin jelas bahwa Putin hanya mencoba menyingkirkan gagasan untuk bisa menjadi orang Ukraina." 

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pun dengan cepat menanggapinya dengan mencicit di Twitter, "Kata-kata yang benar dari seorang pemimpin sejati."

Sebelumnya, Biden menggambarkan Putin sebagai "penjahat perang" karena penemuan ratusan warga sipil yang dilaporkan tewas di Bucha, di luar Kyiv, yang memicu kemarahan global.

Tetapi dia berhenti menggunakan istilah genosida, sejalan dengan protokol AS yang sudah lama ada, karena definisi hukumnya yang ketat dan implikasi berat yang dibawa oleh tuduhan tersebut.

Menambah kengerian yang muncul dari Ukraina, Zelensky membunyikan alarm, Selasa (12/4), tentang tuduhan pemerkosaan dan penyerangan seksual oleh pasukan Rusia.

"Ratusan kasus pemerkosaan telah dicatat, termasuk gadis-gadis muda dan anak-anak yang masih sangat kecil. Bahkan seorang bayi!" kata pemimpin Ukraina itu kepada anggota parlemen Lituania melalui tautan video.

Saat pertempuran berlanjut menuju minggu ketujuh, tentara Ukraina berjuang mati-matian untuk mempertahankan Mariupol.

Moskow diyakini berusaha menghubungkan Krimea yang diduduki dengan wilayah separatis yang didukung Rusia Donetsk dan Lugansk di Donbas, dan telah mengepung kota itu. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/Ishara S KODIKARA

Presiden Sri Lanka Minta Bantuan Putin untuk Impor Bahan Bakar

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 22:55 WIB
Sri Lanka telah membeli minyak dari Rusia untuk mengatasi krisis, dan pemerintah telah mengindikasikan bersedia untuk melakukan pembelian...
AFP/Atta Kenare.

Larangan Naik Kereta Api bagi Wanita Iran tanpa Jilbab

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 21:35 WIB
Sejak revolusi Islam 1979 di negara itu, hukum Iran mewajibkan semua wanita, terlepas dari kebangsaan atau keyakinan agamanya, untuk...
AFP/Carina Johansen/NTB Scanpix.

Ukraina Tuding Rusia Curi Gas Miliknya 

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 20:50 WIB
Pencurian itu dilakukan tak lama setelah Semenanjung Krimea dianeksasi melalui agresi bersenjata...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya