Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) meragukan komitmen Rusia dalam perundingan dengan Ukraina di Turki, Selasa (29/3), soal pengurangan pasukan di Kiev. Pasalnya, 'Negero Paman Sam' itu melihat kerumunan prajurit Moskow masih banyak di sekitar utara ibu kota Ukraina.
Sebaliknya, AS menduga pasukan Rusia itu akan dikerahkan ke wilayah strategis lain di Ukraina. Langkah itu diduga lantaran Rusia gagal melumpuhkan Kiev dan Chernihiv, yang akhirnya menjadi poin kesepakatan untuk Ukraina.
"Kami melihat sejumlah kecil sekarang yang tampaknya menjauh dari Kiev," kata Juru Bicara Utama Pentagon John Kirby.
"Ini pada hari yang sama ketika Rusia mengatakan mereka akan mundur, tapi kami tidak siap melihatnya di lapangan. Malah kami melihatnya sebagai perubahan strategi," lanjutnya.
Baca juga: Ukraina Bersikap Netral, Rusia Kurangi Jumlah Pasukan
Kirby mencatat Rusia telah mengatakan dalam beberapa hari terakhir bahwa mereka telah menjadikan daerah Donbas sebagai prioritas.
"Kami percaya bahwa kemungkinan besar reposisi akan digunakan di tempat lain di Ukraina. Di mana tepatnya kami tidak tahu," katanya.
"Kita semua harus bersiap untuk waspada terhadap serangan besar-besaran terhadap wilayah lain di Ukraina. Itu tidak berarti bahwa ancaman terhadap Kyiv sudah berakhir," imbuh Kirby
Menurut dia, Presiden AS Joe Biden juga menyatakan penilaian serupa terhadap komitmen Rusia di meja perundingan dengan Ukraina.
"Dirinya (Biden) tidak bisa mengambil janji apa pun yang dari mereka (Rusia). Kami tidak, kami tidak siap untuk menerima argumen Rusia bahwa itu adalah penarikan. Sekali lagi, penilaian kami adalah bahwa niat mereka adalah untuk memposisikan kembali pasukan dan meningkatkan upaya mereka di tempat lain,” papar Kirby.
Selain itu, Kirby mengumumkan beberapa pasukan marinir yang baru-baru ini berpartisipasi dalam latihan NATO di Norwegia akan dialihkan ke Lituania dan Eropa Timur. Unit marinir termasuk unit komando dan kontrol yang dikirim ke Lithuania bersama dengan 10 pesawat tempur FA-18 dan beberapa pesawat angkut C-130. (ABCNews/OL-1)
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved