Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) meragukan komitmen Rusia dalam perundingan dengan Ukraina di Turki, Selasa (29/3), soal pengurangan pasukan di Kiev. Pasalnya, 'Negero Paman Sam' itu melihat kerumunan prajurit Moskow masih banyak di sekitar utara ibu kota Ukraina.
Sebaliknya, AS menduga pasukan Rusia itu akan dikerahkan ke wilayah strategis lain di Ukraina. Langkah itu diduga lantaran Rusia gagal melumpuhkan Kiev dan Chernihiv, yang akhirnya menjadi poin kesepakatan untuk Ukraina.
"Kami melihat sejumlah kecil sekarang yang tampaknya menjauh dari Kiev," kata Juru Bicara Utama Pentagon John Kirby.
"Ini pada hari yang sama ketika Rusia mengatakan mereka akan mundur, tapi kami tidak siap melihatnya di lapangan. Malah kami melihatnya sebagai perubahan strategi," lanjutnya.
Baca juga: Ukraina Bersikap Netral, Rusia Kurangi Jumlah Pasukan
Kirby mencatat Rusia telah mengatakan dalam beberapa hari terakhir bahwa mereka telah menjadikan daerah Donbas sebagai prioritas.
"Kami percaya bahwa kemungkinan besar reposisi akan digunakan di tempat lain di Ukraina. Di mana tepatnya kami tidak tahu," katanya.
"Kita semua harus bersiap untuk waspada terhadap serangan besar-besaran terhadap wilayah lain di Ukraina. Itu tidak berarti bahwa ancaman terhadap Kyiv sudah berakhir," imbuh Kirby
Menurut dia, Presiden AS Joe Biden juga menyatakan penilaian serupa terhadap komitmen Rusia di meja perundingan dengan Ukraina.
"Dirinya (Biden) tidak bisa mengambil janji apa pun yang dari mereka (Rusia). Kami tidak, kami tidak siap untuk menerima argumen Rusia bahwa itu adalah penarikan. Sekali lagi, penilaian kami adalah bahwa niat mereka adalah untuk memposisikan kembali pasukan dan meningkatkan upaya mereka di tempat lain,” papar Kirby.
Selain itu, Kirby mengumumkan beberapa pasukan marinir yang baru-baru ini berpartisipasi dalam latihan NATO di Norwegia akan dialihkan ke Lituania dan Eropa Timur. Unit marinir termasuk unit komando dan kontrol yang dikirim ke Lithuania bersama dengan 10 pesawat tempur FA-18 dan beberapa pesawat angkut C-130. (ABCNews/OL-1)
SEBUAH penemuan luar biasa datang dari tim peneliti Rusia yang berhasil menghidupkan kembali tanaman berbunga asal Siberia, Silene stenophylla, dari biji yang telah terkubur 32 ribu tahun.
Rosatom mengatakan telah mengevakuasi hampir 100 orang dari Iran.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved