Selasa 29 Maret 2022, 14:51 WIB

Mantan Uskup AS Akui Tutupi 25 Tahun Pelecehan Seksual Anak

Mediaindonesia.com | Internasional
Mantan Uskup AS Akui Tutupi 25 Tahun Pelecehan Seksual Anak

DOK MI.
Ilustrasi.

 

SATU asosiasi Amerika Serikat untuk korban pelecehan seksual pada Senin (28/3) mengecam seorang mantan uskup di negara bagian New York yang mengaku telah mengabaikan beberapa serangan seksual terhadap anak-anak yang dilakukan oleh 11 pendeta selama 25 tahun.

Pada April 2021, Howard Hubbard, seorang mantan uskup di kota Albany, dicecar di bawah sumpah selama empat hari di hadapan Mahkamah Agung negara bagian dan mengakui bahwa dari 1977 hingga 2002, dia diberitahu tentang pelecehan seksual yang dilakukan terhadap anak di bawah umur tanpa mengadukan anggota gereja itu ke polisi.

Pembuktian setebal 680 halaman itu diumumkan pada Jumat di bawah perintah hakim dan sejak itu menarik perhatian media AS. "Sekarang umat paroki dan publik tahu secara konkret bahwa mantan uskup mereka secara aktif terlibat dalam menutupi pelecehan," kata Jaringan Penyelamat dari Mereka yang Dilecehkan oleh Pendeta (SNAP) nirlaba dalam pernyataan yang dirilis Senin.

Organisasi itu menambahkan bahwa mereka berharap, "Berita ini akan mendorong penegak hukum untuk melihat situasi ini dan menuntut setiap kejahatan yang dilakukan." Ketika ditanya alasan dia tetap diam, Hubbard mengatakan kepada pengadilan bahwa itu, "Karena saya bukan reporter yang diberi mandat," dari tindakan pelecehan seksual anak, menurut pernyataan yang dilaporkan oleh saluran TV lokal WNYT13.

Menurut stasiun itu, Hubbard, yang meninggalkan jabatannya pada 2014, berharap untuk menghindari skandal paedofilia baru yang menodai para imam Katolik AS. Meski demikian, dalam suratnya pada Agustus lalu, dia mengakui bahwa Gereja belum memperhitungkan dampak dugaan kejahatan terhadap para korban.

Keuskupan Albany mengatakan dalam pernyataan bahwa prioritasnya yaitu perlindungan dan bantuan korban/penyintas dan penemuan kebenaran, lapor WNYT13. Gereja Katolik AS telah diguncang oleh tuduhan bertahun-tahun dan pengungkapan pelecehan seksual yang dilakukan oleh para pendeta.

Baca juga: Gereja Spanyol Terima 506 Laporan Pelecehan Anak

Pada Desember 2019, Vatikan mengatakan bahwa dia telah menerima pengunduran diri Uskup Richard Malone dari keuskupan Buffalo, juga di negara bagian New York. Ini menyusul tuduhan bahwa dia berusaha menutupi pelecehan seksual. (AFP/OL-14)

Baca Juga

AFP

Sydney Dikepung Banjir, Ribuan Warga Dievakuasi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 04 Juli 2022, 13:55 WIB
Sejumlah pusat evakuasi telah dibuka di beberapa titik di wilayah Sydney. Warga pun diminta lebih waspada dan membatalkan rencana...
AFP

Warga Ohio Turun ke Jalan Protes Penembakan Lelaki Kulit Hitam oleh Polisi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 04 Juli 2022, 13:50 WIB
Jayland ditemukan tewas di area parkir mobil. Berdasarkan investigasinya tidak ada bukti Walker sempat melepaskan tembakan ke arah...
Bagus SARAGIH / AFP

Rusia Kuasai Lysychansk

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 04 Juli 2022, 13:38 WIB
Pengambilalihan Lysychansk oleh Rusia berarti Moskow telah memenangkan kendali atas seluruh wilayah Luhansk serta lebih dari setengah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya