Jumat 25 Maret 2022, 17:57 WIB

Ingin Rusia Keluar G20, Biden: Jika Indonesia Menolak Ukraina Diundang

Mediaindonesia.com | Internasional
Ingin Rusia Keluar G20, Biden: Jika Indonesia Menolak Ukraina Diundang

AFP/Brendan Smialowski.
Joe Biden.

 

RUSIA harus dikeluarkan dari negara-negara Kelompok 20. Presiden Joe Biden mengatakan itu, Kamis (24/3), dari Belgia ketika para pemimpin dunia bertemu untuk membahas invasi Rusia yang sedang berlangsung ke Ukraina.

"Jawaban saya yaitu ya," kata Biden tentang menyingkirkan Rusia sebagaimana dilansir Huffpost. "Namun itu tergantung pada G-20."

Jika negara lain, seperti Indonesia, tidak setuju, Biden menyarankan agar Ukraina diundang untuk menghadiri KTT berikutnya. G-20 menyatukan ekonomi terbesar di dunia, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Tiongkok, Rusia, dan Uni Eropa yang ingin segera diikuti oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy tetapi tidak berhasil.

Pertemuan berikutnya untuk membahas masalah ekonomi dan perdagangan yang memengaruhi kelompok tersebut dijadwalkan berlangsung Oktober ini di Bali, Indonesia. Temanya Recover Together, Recover Stronger.

Baca juga: Amerika Serikat Kritik Iran Hadir di Pameran Pertahanan Qatar

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, mengatakan pada Rabu bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin berencana hadir. Vorobieva mengeklaim bahwa reaksi Barat terhadap agresi Rusia di Ukraina benar-benar tidak proporsional.

Rusia menghadapi berbagai macam sanksi baik, dari pemerintah Barat maupun perusahaan swasta, dalam skala yang diyakini mengejutkan Putin. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengakui minggu ini bahwa Kremlin tidak memprediksi sejauh mana sanksi tersebut.

Menanggapi klaim seorang reporter bahwa, terlepas dari semua sanksi, Barat masih belum berhasil menghalangi agresi Putin, Biden mengatakan reporter itu tidak memahami intinya.

Baca juga: Jokowi Pantau Kesiapan GWK untuk Jamuan Makan Malam KTT G20

"Pemeliharaan sanksi, peningkatan rasa sakit, itulah yang akan menghentikannya," kata Biden. Ia mendesak negara-negara NATO dan sekutu G-7 untuk tetap bersatu melawan Rusia. (OL-14)

Baca Juga

AFP/Gavriil GRIGOROV

Putin Akui Kemerdekaan Dua Wilayah Ukraina

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 30 September 2022, 09:20 WIB
Moskow mengatakan akan menganeskasi empat wilayah Ukraina dalam sebuah upacara besar-besaran di Kremlin pada hari ini, Jumat...
katolikku.com

Uskup Timor Leste Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Dituding Lecehkan Anak-Anak

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 30 September 2022, 06:30 WIB
Belo, yang berbagi Nobel Perdamaian 1996 dengan Jose Ramos Horta, pertama kali diselidiki oleh Vatikan pada 2019 atas tuduhan melecehkan...
AFP/HO

Kebocoran Keempat di Pipa Nord Stream Ditemukan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 30 September 2022, 06:15 WIB
NATO menyatakan kebocoran itu terjadi karena aksi sabotase yang disengaja, sembrono, dan tidak bertanggung...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya