Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA membalas sanksi yang telah dijatuhkan Amerika Serikat (AS) menyusul invasi ke Ukraina. Presiden AS Joe Biden dimasukan dalam daftar larangan masuk ke Rusia bersama pejabat teras lainnya.
Selain Biden, terdapat nama 12 nama lainnya yang dikenakan sanksi serupa di antaranya Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, Menteri Pertahanan Lloyd Austin, Kepala CIA William Burns, Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan hingga mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton.
Meksipun demikian, Rusia mengaku dapat mengeluarkan seluruhnya dari daftar tersebut jika pihak AS melunakan sanksinya.
Respons ini menyusul sanksi yang dijatuhkan Washington dengan dalih Moskow telah melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat di terhadap sejumlah orang seperti seorang advokat Oyub Titiev.
Pada 2018, Oyub Titiev, Kepala Pusat ham Memorial di Chechnya ditahan dan dituduh memiliki obat-obatan terlarang. Padahal Titiev menilai justru polisi yang telah menyimpan obat-obatan padanya dalam penggeledahan dan dia pun dijatuhi hukuman empat tahun.
Baca juga: Rusia Sebut Mundur dari Dewan Eropa
Selain Titiev, terdapat nama lain yang disebut AS merupakan korban pelanggaran HAM berat Rusia.
Ia adalah Magnitsky, seorang pengacara yang ditangkap pada tahun 2008 setelah menuduh pejabat Rusia terlibat dalam penipuan pajak skala besar. Magnitsky meninggal di penjara Moskow pada 2009 setelah mengaku kerap dianiaya.
“Amerika Serikat akan terus memaksakan konsekuensi nyata dan signifikan bagi mereka yang terlibat dalam korupsi atau terkait dengan pelanggaran berat hak asasi manusia,” kata kepala Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri Departemen Keuangan AS, Andrea Gacki.
“Kami mengutuk serangan Rusia terhadap koridor kemanusiaan di Ukraina dan menyerukan Rusia untuk menghentikan perang brutal dan tak beralasan melawan Ukraina.” (Straits Times/Cah/OL-09)
Presiden Donald Trump menyambut Lionel Messi dan Inter Miami di Gedung Putih. Trump puji Messi lebih hebat dari Pele dan sindir Joe Biden. Cek selengkapnya!
WASHINGTON pada Selasa (6/1) memperingati lima tahun penyerbuan massa ke Gedung Capitol AS.
Instalasi Presidential Walk of Fame di Gedung Putih menuai sorotan. Trump pasang plakat bernada tajam, sebut Joe Biden presiden terburuk AS.
AMERIKA Serikat (AS) menyetujui rencana penjualan senjata senilai US$11 miliar kepada Taiwan. Hal ini diumumkan pemerintah Taipei, kemarin.
Departemen Luar Negeri AS kembali mewajibkan penggunaan Times New Roman ukuran 14 poin, membatalkan aturan penggunaan Calibri era Biden.
Pemerintahan Donald Trump memulai proses wawancara ulang terhadap pengungsi yang masuk ke AS di era Biden.
IRGC hantam gudang sistem anti-drone Ukraina di Dubai. 21 personel Ukraina dikhawatirkan tewas dalam operasi yang menyasar aset militer pendukung AS di wilayah UEA.
Dia menambahkan bahwa pinjaman Uni Eropa sebesar 106 miliar dolar AS dan memorandum dengan Dana Moneter Internasional (IMF) berisiko gagal.
Rusia meluncurkan serangan udara terbesar sejak awal perang, menyasar situs warisan UNESCO hingga rumah sakit bersalin di Ukraina.
Sean Penn tidak hadir saat memenangkan Best Supporting Actor di Oscar 2026. Sang aktor justru tertangkap kamera berada di Kyiv bersama Presiden Zelensky.
Tanpa aliran minyak ini, rantai pasokan global akan terganggu parah. Dengan pasokan yang terbatas dan permintaan yang meningkat, harga kemungkinan akan naik.
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved