Rabu 02 Maret 2022, 09:12 WIB

Di Forum PBB, Afghanistan-Myanmar akan Beri Suara Menentang Serangan Rusia

 Nur Aivanni | Internasional
Di Forum PBB, Afghanistan-Myanmar akan Beri Suara Menentang Serangan Rusia

Michael M. Santiago/Getty Images/AFP
Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan membahas invasi Rusia terhadap Ukraina di Markas PBB, New York, AS, Senin (28/2).

 

AFGHANISTAN dan Myanmar akan memilih resolusi Majelis Umum PBB yang mengecam invasi Rusia terhadap Ukraina, menurut para diplomat.

Afghanistan - yang diperintah oleh Taliban - dan Myanmar, yang dijalankan oleh junta militer, diwakili di PBB oleh para duta besar yang ditunjuk oleh pemerintah negara yang sebelumnya dipilih secara demokratis yang digulingkan tahun lalu.

Taliban dan penguasa militer Myanmar telah menunjuk duta besar PBB mereka sendiri tetapi mereka belum diakui oleh badan dunia itu.

Resolusi tersebut dipimpin oleh negara-negara Eropa yang berkoordinasi dengan Ukraina.

Afghanistan dan Myanmar adalah sponsor bersama, menurut daftar pembicara awal yang dilihat oleh AFP, yang menunjukkan kedua negara berniat untuk mendukung resolusi pekan ini daripada memilih menentang atau abstain.

Resolusi Majelis Umum tidak mengikat, tidak seperti yang disetujui oleh Dewan Keamanan, tetapi suara yang mendukung akan menyoroti isolasi Rusia di panggung dunia.

Baca juga: Serangan Udara Rusia Hantam Perumahan dan Menara TV di Ukraina

Hampir 100 dari 193 negara di PBB telah ikut mensponsori resolusi tersebut, yang dipicu oleh Rusia yang menggunakan hak vetonya untuk memblokir resolusi serupa di Dewan Keamanan pekan lalu.

Moskow tidak akan dapat mengandalkan dukungan dari sekutunya Venezuela selama pertemuan itu, ketika hak suara negara Amerika Selatan itu telah ditangguhkan selama beberapa tahun karena utang kepada PBB yang saat ini melebihi $40 juta.

Resolusi itu, yang diperoleh AFP, mengutuk keputusan Rusia untuk meningkatkan kesiapan kekuatan nuklirnya.

Resolusi itu juga menyerukan penarikan segera pasukan Rusia dari Ukraina dan menegaskan kembali kedaulatan Ukraina.

Dua pertiga dari anggota harus memberikan suara untuk menyetujui mosi tersebut. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

AFP/Layanan Pers Kementerian Darurat Ukraina.

Serangan Rudal Rusia Tewaskan 18 Orang di Odesa Ukraina

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 17:00 WIB
Gubernur wilayah Odesa Maksym Marchenko menyebutkan total korban tewas 18 dan 31 dirawat di rumah sakit dalam unggahan di...
Dok. Pribadi

Konferensi Ulama Muslim di Malaysia Usulkan Pembentukan Majelis Ulama Asia Tenggara

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 16:52 WIB
"Kami senang bahwa konferensi ini menjadi awal yang baik bagi sebuah majelis permanen yang para ulamanya akan bertemu dari waktu ke...
AFP/Anwar Amro.

Qatar Bantu Militer Libanon yang Butuh Dana US$60 Juta

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 16:30 WIB
Krisis ekonomi menggerogoti nilai gaji tentara dan memangkas anggaran militer untuk pemeliharaan dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya