Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
NEGARA-negara Uni Eropa setuju untuk membekukan aset Eropa milik Presiden Rusia Vladimir Putin dan menteri luar negerinya, Jumat (25/2).
Langkah melawan Putin dan diplomat topnya, Sergei Lavrov, dilakukan ketika utusan dari 27 negara anggota Uni Eropa menyetujui tindakan baru untuk memukul elit Rusia dan menggagalkan operasi 70% sistem perbankan negara itu.
"Kami sekarang mendaftarkan Presiden Putin dan Menteri Luar Negeri Lavrov juga," kata Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock saat bergabung dengan rekan-rekan Uni Eropa untuk menyetujui sanksi baru.
"Mereka bertanggung jawab atas kematian orang-orang yang tidak bersalah di Ukraina, dan karena menginjak-injak sistem internasional. Kami, sebagai orang Eropa, tidak menerima itu,” imbuhnya.
Seorang diplomat senior Uni Eropa mengatakan meskipun para pemimpin Rusia mungkin tidak memiliki aset yang luas di Eropa, langkah melawan mereka secara pribadi adalah sinyal penting secara politik.
Baca juga: Pemimpin Uni Eropa Sepakat Jatuhkan Sanksi Besar-Besaran pada Rusia
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan Putin sekarang hanya bergabung dengan dua pemimpin dunia lainnya yang disetujui oleh blok tersebut, Presiden Suriah Bashar al-Assad dan Alexander Lukashenko dari Belarus.
Borrell mengatakan putaran terakhir sanksi dapat diikuti oleh yang ketiga, meskipun ini hanya akan datang jika diperlukan.
Sebelumnya pada hari Jumat, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak Eropa untuk bertindak lebih cepat dan tegas dalam menjatuhkan sanksi terhadap Moskow, menuduh sekutu barat berpolitik ketika pasukan Moskow maju ke Kiev.
"Anda masih bisa menghentikan agresi ini. Anda harus bertindak cepat," katanya seraya melarang Rusia memasuki UE, memutus Moskow dari sistem pembayaran antar bank global Swift, dan embargo minyak, semuanya harus ada di atas meja.
Kesepakatan para menteri UE tentang sanksi komprehensif berarti blok tersebut telah bergabung dengan Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya dalam membatasi akses Rusia ke teknologi dan pembiayaan utama.
Langkah-langkah UE juga akan menargetkan elit Rusia dan mempersulit para diplomat untuk bepergian, tetapi blok tersebut memilih untuk tidak mengekang impor energi Rusia, atau setelah keberatan dari Jerman dan Italia, antara lain untuk memutuskan hubungan Rusia dari Swift.
Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire, yang menjadi tuan rumah pertemuan rekan-rekan Uni Eropa di Paris untuk membahas dampak ekonomi, mengatakan mengeluarkan Rusia dari Swift tetap menjadi pilihan, tetapi hanya sebagai senjata nuklir finansial sebagai pilihan terakhir.
Dia mengatakan beberapa negara UE, tetapi bukan Prancis, memiliki keraguan tentang langkah seperti itu, dan Bank Sentral Eropa diharapkan untuk memberikan analisis dalam beberapa jam mendatang tentang konsekuensi jika itu diambil.
Baerbock mengatakan opsi Swift berisiko melukai individu, seperti mereka yang mencoba mengirim uang ke kerabat di Rusia, sementara orang-orang yang bertanggung jawab atas pertumpahan darah masih dapat melakukan bisnis bank mereka.(Straitstimes/OL-5)
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif besar pada wine Prancis jika Macron menolak gabung 'Board of Peace'. Trump juga konfirmasi undangan untuk Putin.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin akhirnya memecah keheningan terkait eskalasi ketegangan yang menyelimuti kawasan Timur Tengah.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membantu menyampaikan pesan kepada Iran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved