Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) tidak mempercayai klaim Rusia bahwa mereka telah menarik pasukan dari perbatasan Ukraina. AS justru mencurigai Moskow telah meningkatkan kehadiran sebanyak 7.000 tentara.
"Jadi kemarin, pemerintah Rusia mengatakan sedang menarik pasukan dari perbatasan dengan Ukraina. Tapi kami sekarang tahu itu palsu," kata seorang pejabat senior pemerintahan Biden pada Rabu (16/2) kepada wartawan tanpa memberikan rincian atau bukti.
Pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan pemerintahan Biden mengonfirmasi bahwa Rusia telah meningkatkan kehadiran pasukannya di sepanjang perbatasan Ukraina sebanyak 7.000 tentara dengan banyak dari mereka tiba baru-baru ini pada hari Rabu (16/2).
Baca juga: Biden: Masih ada Potensi Invasi di Ukraina Meski Rusia Klaim Telah Tarik Tentara
Pejabat senior administrasi juga mengatakan Rusia secara terbuka mengklaim terlibat dalam diplomasi dan membuat klaim de-eskalasi, sementara secara pribadi memobilisasi untuk perang.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Rabu (16/2) bahwa pasukannya mundur setelah latihan di dekat Ukraina dan menerbitkan video yang menunjukkan pasukan meninggalkan semenanjung Krimea.
Namun Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan dalam sebuah wawancara pada hari Rabu bahwa unit kritis bergerak menuju perbatasan.
Pada hari Selasa (15/2), Presiden AS Joe Biden mengatakan Amerika Serikat memperkirakan bahwa 150.000 tentara Rusia telah mengepung Ukraina, meningkat dari perkiraan sebelumnya sekitar 100.000 orang.
Pejabat senior administrasi mengatakan Amerika Serikat terus menerima informasi yang menunjukkan Rusia dapat meluncurkan dalih palsu setiap saat untuk membenarkan invasi ke Ukraina.
Pejabat itu menunjuk pada peningkatan klaim palsu dan disinformasi online oleh Rusia dalam beberapa hari terakhir. (Aiw/Straitstimes/OL-09)
Namun, dirinya menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Rusia terbuka untuk mendiskusikan terkait pembelian minyak dari Rusia.
Militer Ukraina sebut kerugian personel Rusia capai 1,29 juta jiwa per Maret 2026. Analis independen CSIS perkirakan rasio korban Rusia banding Ukraina capai 2,5 banding 1.
Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
IRGC hantam gudang sistem anti-drone Ukraina di Dubai. 21 personel Ukraina dikhawatirkan tewas dalam operasi yang menyasar aset militer pendukung AS di wilayah UEA.
Dia menambahkan bahwa pinjaman Uni Eropa sebesar 106 miliar dolar AS dan memorandum dengan Dana Moneter Internasional (IMF) berisiko gagal.
Rusia meluncurkan serangan udara terbesar sejak awal perang, menyasar situs warisan UNESCO hingga rumah sakit bersalin di Ukraina.
Sean Penn tidak hadir saat memenangkan Best Supporting Actor di Oscar 2026. Sang aktor justru tertangkap kamera berada di Kyiv bersama Presiden Zelensky.
Tanpa aliran minyak ini, rantai pasokan global akan terganggu parah. Dengan pasokan yang terbatas dan permintaan yang meningkat, harga kemungkinan akan naik.
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved