Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMAS menjalankan pertempuran yang rumit dengan pendudukan Israel. Perlawanan Palestina tersebut dinilai mencetak kemenangan strategis dalam pencegahan terhadap pendudukan Israel selama pertempuran yang disebut Pedang Al-Quds.
Itu dikatakan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh dalam wawancara dengan Aljazeera pada Minggu (2/1) malam sebagaimana dikutip dari hamas.ps, Senin (3/1). Setelah pertempuran Mei, Haniyeh melanjutkan, perlawanan Palestina di Gaza itu memberlakukan aturan baru untuk terlibat dalam isu-isu utama, termasuk Jerusalem, tahanan Palestina, perluasan pemukiman kolonial, dan pengungsi Palestina.
Ketika ditanya terkait antisipasi perang baru dalam waktu dekat, Haniyeh mengatakan, "Strategi Amerika sekarang didasarkan pada menenangkan semua front di kawasan itu, tetapi kami selalu mengharapkan yang terburuk dari pendudukan Israel." Haniyeh menekankan bahwa Hamas tidak melakukan perang proksi karena perlawanan Palestina hanya memerangi pendudukan Israel di wilayah Palestina yang dijajah.
Berbicara tentang hubungan gerakannya dengan Iran, Haniyeh mengatakan bahwa Hamas mengadopsi strategi keterbukaan untuk semua pihak. Ia mencatat bahwa Republik Islam itu mendukung gerakan perlawanan di Palestina dan semua kelompok perlawanan yang memerangi pendudukan Israel.
Haniyeh mengutip beberapa alasan dukungan Iran untuk Hamas. Yang paling utama yaitu kedekatan hubungan agama warga Palestina dan Jerusalem dengan Iran dan fakta bahwa pendudukan Israel menjadi musuh bersama.
Pejabat tinggi Hamas membantah ketidaksepakatan dalam gerakannya. Ia menunjukkan bahwa Hamas memiliki konstanta dan strategi yang disepakati oleh semua pejabat di dalam dan luar negeri. Hamas sangat ingin tidak menyeret rakyat Palestina ke dalam konflik sektarian atau doktrinal.
Mengenai hubungan gerakannya dengan Arab Saudi, Haniyeh mengatakan, "Kami terkejut mengetahui bahwa anggota dan pejabat dari Hamas ditahan. Kami sedang berhubungan dengan saudara-saudara kami di kerajaan untuk memperbaiki hubungan yang tidak layak ini untuk Arab Saudi dan Hamas."
Hamas sangat membutuhkan dukungan Arab, Islam, atau internasional dan menyambut setiap dukungan tanpa syarat di tingkat mana pun. Haniyeh melanjutkan bahwa Hamas tidak memiliki hubungan dengan negara mana pun dengan mengorbankan orang lain.
Menggambarkan hubungan gerakannya dengan Mesir sebagai stabil dan baik, Haniyeh menegaskan bahwa Hamas tertarik untuk mempertahankan hubungan dekat dengan Mesir. Ini dianggap sebagai landasan hubungan politiknya.
Haniyeh mengutuk keputusan Inggris yang melabeli Hamas sebagai organisasi teroris menjadi dosa baru dari yang pertama yaitu Deklarasi Balfour. Ia menyerukan pemerintah Inggris mundur dari langkah tersebut sebagai tanggapan atas tekanan pendudukan Israel dan perlindungan AS.
Baca juga: Israel Perintahkan Setop Pembangunan Masjid di Jerusalem Timur
Memperhatikan bahwa Brigade Al-Qassam menahan empat tentara pendudukan Israel di Gaza, Kepala Hamas itu mengatakan bahwa gerakannya mampu memaksa pendudukan Israel untuk menyetujui kesepakatan pertukaran tahanan untuk membebaskan tahanan Palestina, termasuk enam orang yang membebaskan diri dari penjara Gilboa. (OL-14)
Seiring berlanjutnya perang, kemungkinan besar akan terjadi beberapa perbedaan antara hak prerogatif Israel dan Amerika.
Wang mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan bin Abdullah bahwa ia menghargai sikap menahan diri Riyadh.
Pernyataan itu disertai dengan rekaman yang menurut militer menunjukkan serangan yang bertujuan untuk menghancurkan apa yang mereka sebut sebagai sistem pertahanan udara.
Terdapat laporan mengenai korban jiwa di berbagai sektor di banyak daerah tersebut, termasuk warga sipil. Sejauh ini, dua puluh sekolah telah terkena dampaknya.
Hizbullah mengatakan serangan itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap agresi kriminal Israel yang menargetkan puluhan kota dan permukiman di Libanon, termasuk pinggiran selatan Beirut.
Iran menunda upacara perpisahan Ayatollah Ali Khamenei akibat kendala logistik dan ancaman keamanan. Israel ancam bunuh siapapun calon penerus Khamenei.
Para pejabat militer Iran mengatakan mereka telah sepenuhnya memutus lalu lintas di jalur air penting tersebut, yang dilalui oleh seperlima pasokan minyak mentah dunia.
Komentar tersebut disampaikan setelah Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
Seiring berlanjutnya perang, kemungkinan besar akan terjadi beberapa perbedaan antara hak prerogatif Israel dan Amerika.
87 jenazah awak kapal perang Iran ditemukan mengapung di perairan internasional usai ditenggelamkan pasukan AS. Cek detail evakuasi Angkatan Laut Sri Lanka
Wang mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan bin Abdullah bahwa ia menghargai sikap menahan diri Riyadh.
Pernyataan itu disertai dengan rekaman yang menurut militer menunjukkan serangan yang bertujuan untuk menghancurkan apa yang mereka sebut sebagai sistem pertahanan udara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved