Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN Israel menembak mati seorang warga Palestina yang diduga berlari ke arah mereka dengan pisau di sebuah stasiun bus di Tepi Barat yang diduduki.
Mengutip penyelidikan awal, dikatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa pria itu tiba di persimpangan dekat pemukiman Yahudi Ariel dengan mobil, keluar dan bersenjatakan pisau, berlari menuju stasiun bus tempat warga sipil dan tentara IDF berada.
Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi almarhum sebagai Amir Atef Reyan. Dikatakan dia meninggal karena luka-lukanya sebagai penduduk Qarawet Bani Hassan, sebuah desa di Salfit di Tepi Barat.
Anggota Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan pasukan Israel mencegah paramedis mereka menjangkau pemuda itu untuk merawatnya sebelum dia dipindahkan ke rumah sakit.
Foto dan video yang dipublikasikan secara daring menunjukkan pria Palestina itu berbaring telungkup di persimpangan dekat pemukiman Israel sebelum dibawa pergi dengan ambulans.
Tentara Israel mengatakan sedang mengejar siapa pun yang ada di dalam kendaraan, yang telah melarikan diri dari tempat kejadian.
Baca juga: Israel Setujui Vaksin Covid-19 Dosis Keempat
Tepi Barat mengalami kekerasan sporadis sejak pembicaraan yang disponsori Amerika Serikat tentang pendirian negara Palestina bersama Israel terhenti pada tahun 2014.
Kekerasan pemukim terhadap warga Palestina telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah seorang pemukim Yahudi ditembak mati oleh seorang pria bersenjata Palestina di bagian utara Tepi Barat.
Pembunuhan itu memicu serangkaian serangan pemukim yang menyebabkan setidaknya empat warga Palestina terluka dan memicu serangkaian konfrontasi antara warga Palestina dan pasukan Israel.
Israel pada tahun 1967 merebut Tepi Barat, yang oleh Palestina ingin menjadi bagian utama dari negara masa depan mereka. Sekitar 600.000 pemukim Yahudi tinggal di lebih dari 130 pemukiman yang tersebar di seluruh wilayah pendudukan, yang juga merupakan rumah bagi lebih dari 2,5 juta warga Palestina.
Palestina dan komunitas internasional yang lebih luas menganggap permukiman Israel yang berkembang sebagai pelanggaran hukum internasional yang mengancam solusi dua negara untuk konflik tersebut. (Aljazeera/OL-4)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP), terutama terkait rencana keanggotaan tetap.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap kritis, aktif, dan terukur di Board of Peace (BoP), agar tetap sejalan dengan kemerdekaan palestina
Presiden AS Donald Trump tegas menolak rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Kebijakan ini memicu kecaman keras dari PBB, Indonesia, hingga negara Arab.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved