Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN menembakkan beberapa rudal balistik pada Jumat (24/12) pada penutupan lima hari latihan militer. Menurut para jenderal, itu sebagai peringatan bagi musuh bebuyutannya, Israel.
"Latihan ini dirancang untuk menanggapi ancaman yang dibuat dalam beberapa hari terakhir oleh rezim Zionis," kata kepala staf angkatan bersenjata Iran Mayor Jenderal Mohammad Bagheri kepada televisi pemerintah.
"Enam belas rudal diarahkan dan memusnahkan target yang dipilih. Dalam latihan ini, sebagian dari ratusan rudal Iran yang mampu menghancurkan negara yang berani menyerang Iran dikerahkan," tambahnya.
Baca juga: Arab Saudi Mulai Produksi Rudal Balistik dengan Bantuan Tiongkok
Latihan militer yang dijuluki Payambar-e-Azadm, atau Nabi Besar dimulai Senin di Provinsi Bushehr, Hormozgan, dan Khuzestan, yang masing-masing menyentuh Teluk.
"Latihan militer adalah peringatan serius bagi pejabat rezim Zionis," kata kepala Korps Pengawal Revolusi Islam Mayor Jenderal Hossein Salami.
"Buat kesalahan sekecil apa pun, kami akan memotong tangan mereka."
Latihan itu dilakukan setelah penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan, Rabu, bertemu dengan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett. Pertemuan terjadi di tengah penentangan negara Yahudi itu terhadap upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015.
Bennett menuduh Iran melakukan pemerasan nuklir dan menuduh bahwa pendapatan yang diperolehnya dari keringanan sanksi akan digunakan untuk memperoleh senjata untuk menyakiti orang Israel.
Baca juga: Penasihat Keamanan Nasional AS Temui PM Israel Bahas Iran
Para pemimpin Israel juga telah mengisyaratkan untuk menyerang Iran.
Iran mengatakan hanya ingin mengembangkan program nuklir sipil, tetapi kekuatan Barat mengatakan stok uranium yang diperkaya dapat digunakan untuk mengembangkan senjata nuklir. (AFP/OL-14)
Serangan Israel di Khan Younis tewaskan satu warga & lukai anak kecil. Pelanggaran gencatan senjata ini menambah daftar korban tewas menjadi 636 jiwa di Jalur Gaza.
Delapan tentara Israel terluka, termasuk putra Menteri Keuangan Smotrich, akibat serangan roket. Israel balas dengan menggempur Beirut secara besar-besaran.
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
PM Spanyol Pedro Sanchez tegaskan tidak akan terlibat serangan ke Iran dan melarang penggunaan pangkalan militer oleh AS meski diancam embargo perdagangan oleh Trump.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth selidiki serangan udara di Sekolah Shajareh Tayyebeh, Iran yang tewaskan 168 siswi. Iran tuduh AS-Israel sebagai pelaku.
Pejabat Iran klaim Mossad dalangi serangan drone ke kilang minyak Ras Tanura Saudi untuk memicu perang regional. Simak rincian tuduhan Teheran di sini.
Mojtaba Khamenei dilaporkan menjadi calon terkuat Pemimpin Tertinggi Iran setelah Ali Khamenei gugur. Simak profil dan risiko serangan AS-Israel terhadapnya.
Iran resmi menutup Selat Hormuz dan mengancam akan menyerang setiap kapal yang melintas. Simak dampak penutupan jalur minyak dunia ini terhadap harga global.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) bersumpah balas serangan AS danĀ Israel ke fasilitas sipil. Korban tewas lampaui 700 orang pasca gugurnya Ali Khamenei. Cek selengkapnya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved