Kamis 02 Desember 2021, 15:51 WIB

Inggris Pesan 114 Juta Dosis Tambahan Vaksin Covid-19

 Nur Aivanni | Internasional
Inggris Pesan 114 Juta Dosis Tambahan Vaksin Covid-19

HENRY NICHOLLS / POOL / AFP
PM Inggris Boris Johnson (kedua dari kanan) menyaksikan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Sidcup, tenggara London, Inggris, Jumat (12/11).

 

PEMERINTAH Inggris, pada Rabu (1/12), mengatakan pihaknya telah memesan 114 juta dosis tambahan vaksin Covid-19 dari raksasa farmasi Pfizer-BioNTech dan Moderna. Itu dilakukan untuk meningkatkan kampanye vaksinasinya selama dua tahun ke depan.

Dosis tambahan tersebut akan terdiri dari 60 juta dosis vaksin Moderna dan 54 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech. Pesanan tersebut datang saat Inggris memperluas program suntikan booster-nya menyusul munculnya varian omicron.

Negara tersebut telah menetapkan target selama dua bulan untuk memberikan dosis ketiga kepada semua orang dewasa yang berusia di atas 18 tahun, setelah memperluas kelayakan dan mengurangi separuhnya menjadi tiga bulan waktu yang dibutuhkan sejak mendapatkan suntikan sebelumnya.

"Kesepakatan baru ini akan menjadi bukti di masa depan upaya vaksinasi Inggris - yang sejauh ini telah memberikan lebih dari 115 juta suntikan pertama, kedua dan booster di seluruh Inggris," kata Menteri Kesehatan Sajid Javid dalam sebuah pernyataan.

Saat mengumumkan pesanan baru tersebut, Departemen Kesehatan mengatakan Inggris tetap berkomitmen untuk menyumbangkan 100 juta dosis ke negara-negara yang membutuhkan pada pertengahan 2022.

Tercatat Inggris akan menyumbangkan lebih dari 30 juta pada akhir tahun, dan telah mengumumkan rencana untuk donasi dengan total 70 juta dosis sejauh ini.

Namun, negara-negara Barat termasuk Inggris telah menghadapi kritik keras atas kegagalan untuk mendapatkan lebih banyak vaksin ke negara-negara miskin, dengan para ahli memperingatkan itu meningkatkan risiko munculnya varian Covid yang berbahaya.

Inggris telah menjadi salah satu yang paling parah terkena dampak pandemi virus korona di seluruh dunia, dengan sekitar 145.000 kematian sejak tahun lalu.

Tingkat infeksi harian tetap tinggi meskipun lebih dari 80% orang yang berusia 12 tahun ke atas telah divaksin lengkap, dan hampir sepertiganya sejauh ini telah mendapatkan suntikan booster.

Sekarang negara tersebut telah mencatat 32 kasus varian omicron, setelah sembilan kasus baru terdeteksi di Inggris dan kasus lain ditemukan di Skotlandia.

Sebanyak 22 kasus di Inggris terbentang dari London dan tenggara ke East Midlands, Inggris timur dan barat laut, sementara Skotlandia telah mencatat 10 kasus. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

AFP/Philip FONG

Osaka Bakal Catat Rekor Harian Baru dengan 6.000 Kasus Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 18 Januari 2022, 13:51 WIB
Prefektur Jepang Osaka akan mencatat sekitar 6.000 infeksi baru virus korona pada Selasa...
KCNA VIA KNS / AFP

Korea Utara Uji Coba Peluru Kendali Taktis

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 18 Januari 2022, 12:41 WIB
Korea Utara yang memiliki senjata nuklir itu telah melakukan serangkaian uji coba senjata, termasuk rudal...
Sergei SUPINSKY / AFP

Inggris Pasok Senjata Anti-Tank ke Ukraina untuk Hadapi Ancaman Rusia

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 18 Januari 2022, 11:39 WIB
Pembicaraan pekan lalu berakhir tanpa terobosan. Kiev telah meminta senjata kepada negara-negara Barat untuk membantunya melindungi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya